HUMAN INTEREST
Guru Ngaji di Bintan Siap Tempur di PON Papua, Bawa Nama Kepri Lewat Tenis Meja
Guru ngaji di Bintan, Hamzah terus berlatih demi menampilkan yang terbaik untuk Kepri di PON Papua nanti.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Nama Hamzah dalam pertandingan tenis meja tak bisa dipandang sebelah mata.
Meski memiliki keterbatasan, skillnya dalam olahraga ini bukan main-main.
Bukan 'kaleng-kaleng', begitu orang sekarang menyebutnya.
Pria 57 tahun ini beberapa kali mengikuti ajang Pekan Paralympic Nasional (Perparnas).
Tepatnya pada 2011 di Pekanbaru, Provinsi Riau sserta 2016 di Jawa Barat.
Jika tidak ada halangan, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Bintan ini akan berangkat ke Papua pada 1 November 2021.
Hamzah yang kesehariannya berprofesi sebagai guru ngaji ini, akan membawa nama Kepri pada PON Papua.
Baca juga: Tim Futsal Kepri Akui Kemampuan NTB di PON Papua, Bang Black: Kami Tak Sangka
Baca juga: PON PAPUA, Tim Futsal Kepri Perdana Lawan NTB, Suhendra: Kondisi Pemain Siap Tempur
Kecintaan pria kelahiran Samarinda 4 Juli 1967 akan tenis meja bermula dari hobinya.
Dari situ, ia terus mengasah kemampuannya sampai sekarang.
Hamzah mengaku akan tampil habis-habisan.
Ia bakal memberi yang terbaik untuk mengharumkan nama Kepri.
Hamzah terus mmpersiapkan diri dalam kejuaraan bergengsi itu.
"Memang dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini kesulitan latihan bersama.
Jadi saya fokus latihan di tempat tinggal saya aja," ucapnya pria yang kesehariannya juga berjualan kelontong.
Hamzah yang saat ini juga sebagai Ketua berharap ada perhatian serius dari Pemerintah.
Baca juga: Berita PON Papua - Tim Futsal Kepri Tiba di Mimika Setelah 4,5 Jam Perjalanan
Baca juga: Rafli, Atlet PON Papua Usia 13 Tahun dari Jakarta, Dulu Dilarang, Kini Boleh Main Game Seharian