CORONA KEPRI
32 Pasien Covid-19 di Bintan Sembuh, Kasus Baru Tambah 1, Lebih Sedikit Dari Batam
Update covid-19 di Bintan per 25 September 2021, kasus baru tambah 1, pasien sembuh 32 orang, meninggal nol
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Sebanyak 32 pasien Covid-19 di Bintan dinyatakan sembuh per tanggal 25 September 2021.
Hal itu terlihat dari laporan kasus Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri.
Untuk penambahan kasus baru, Bintan termasuk paling sedikit dari beberapa daerah di Kepri dengan 1 kasus.
Sedangkan Batam menyumbang 2 kasus baru, Tanjungpinang 7 kasus, Karimun 5 kasus dan Natuna 5 kasus.
Ada pun pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Bintan, tidak ada di tanggal 25 September 2021 kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama Af Isnaeni menyebutkan, bahwa kasus Covid-19 di Bintan masih terus ada setiap harinya.
Gama pun meminta masyarakat untuk selalu waspada dan harus selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga: Ibu Hamil dan Menyusui di Batam Divaksin Covid-19, Ketua PII: Ini Cara Ilmiah Cegah Kena Virus
Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 di Tanjungpinang, Dosis Pertama Tembus 82,7 Persen
"Salah satunya menggunakan masker, tidak berkerumun dan rajin mencuci tangan seusai beraktivitas di luar rumah," terangnya.
Gama menjelaskan, saat ini Bintan masih level 3. Maka dari itu, masyarakat diharapkan tidak abai prokes saat beraktivitas di luar rumah.
"Kita harapkan masyarakat turut mendukung dan membantu pemerintah dalam menghadapi pandemi covid-19," ungkapnya.
Gama menambahkan, banyaknya angka kasus Covid-19 sebelumnya, bukan hanya dari klaster perkumpulan atau klaster kelurga melainkan dari semua klaster.
Saat ini Bintan sudah ada transmisi lokal, sehingga makin banyak klaster bermunculan.
"Hal ini yang harus tetap diwaspadai dan kita harus mengikuti protokol kesehatan dan mengikuti aturan pemerintah," tutupnya.
Covid-19 di Batam
Hampir sama dengan Bintan, kasus Covid-19 di Kota Batam juga semakin melandai. Pada Sabtu (25/9/2021), penambahan kasus baru hanya mencapai 2 kasus.
Sementara itu, di hari yang sama terdapat 5 pasien covid-19 yang telah dinyatakan sembuh dan nol kasus meninggal dunia. Dengan demikian saat ini pasien dalam perawatan hanya berjumlah 60 orang.
"Total kasus Covid-19 saat ini 25.761 kasus, di antaranya 24.866 orang telah sembuh, yaitu 96,5 persen.
Sedangkan kasus meninggal dunia 835 orang, atau sekitar 3,2 persennya, dan tingkat kasus aktif hanya 0,2 persen," jelas Ketua Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardjadi.
Kabar baiknya, menurut peta persebaran kasus di Batam, saat ini tidak ada lagi wilayah kelurahan yang berzona merah atau oranye.
Kini, wilayah berzona hijau terdapat di lima kecamatan yaitu Bulang, Galang, Belakangpadang, Batuampar dan Nongsa.
Sedangkan empat kecamatan lainnya berzona kuning, yakni Sei Beduk dengan 3 kasus, Sekupang 6 kasus, Lubukbaja 6 kasus dan Bengkong 7 kasus.
Baca juga: 5.000 Ibu Hamil dan Menyusui di Kepri Ditarget Dapat Vaksinasi Covid per Oktober
Baca juga: PII Dorong Kesiapan Pemerintah Hadapi Situasi Pandemi Covid-19 Menjadi Endemi
"Saat ini wilayah paling banyak terdapat kasus Covid-19 adalah Batam Kota dengan 15 kasus, kemudian Batuaji 12 kasus, dan Sagulung 11 kasus," tambah Didi.
Covid di Tanjungpinang
Sementara itu, tren perkembangan kasus aktif Covid-19 di Kota Tanjungpinang pada hari ini tercatat mengalami penurunan.
Masih dalam PPKM Level 3, Tanjungpinang tidak lagi berada pada status zona merah covid-19 melainkan berada di zona oranye.
Sejurus dengan hal itu, tercatat angka pasien covid-19 sembuh juga semakin bertambah.
Sementara itu, jumlah kasus yang meninggal akibat Covid-19 tercatat masih mengalami penambahan.
Berdasarkan data Satuan Gugus Tugas Covid-19, dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang per tanggal 25 September 2021, terdapat 2 penambahan kasus hingga total menjadi 10.120 kasus covid-19 saat ini.
Dari jumlah ini, ada sebanyak 102 pasien kasus aktif. Terdiri dari 49 pasien isolasi mandiri, 15 pasien rawat di Rumah Sakit, 38 pasien karantina Lohass Hotel dan tidak ada pasien dirawat di Mess Bhayangkara.
Adapun jumlah pasien selesai isolasi (sembuh) bertambah sebanyak 3 orang. Sehingga total menjadi 9.618 orang.
Baca juga: UPDATE Covid-19 Singapura, Tetangga Batam Pecah Rekor Kasus Corona, Kok Bisa?
Baca juga: Seluruh Puskesmas di Lingga Serentak Gelar Vaksinasi Covid-19 kepada Ibu Hamil
Sedangkan untuk jumlah pasien meninggal bertambah 1, sehingga total menjadi 400 jiwa.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan, nantinya Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang akan terus melakukan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktifitas lainnya.
"Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan," ujar Rahma, Minggu (26/9/2021).
Rahma juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19 ini.
"Protokol kesehatan 5 M ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja. Sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Satgas Covid-19 di Hotline : 0823-8712-6255.
(Tribunbatam.id/Alfandi Simamora/Hening Sekar Utami/Noven Simanjuntak)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06062020ilustrasi-covid-19-corona-di-batam.jpg)