Breaking News:

Harga Sembako di Anambas, DKUMPP Ungkap Penyebab Belum Bisa Setara Nasional

Kepala DKUMPP Anambas Usman menyebut, nilai harga secara nasional belum bisa diterapkan di Anambas. Itu karena pertimbangan biaya transportasi, dsb

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Rahma Tika
Harga Sembako di Anambas, DKUMPP Ungkap Penyebab Belum Bisa Setara Nasional. Potret suasana Pasar Inpres Tarempa beberapa waktu lalu 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Harga bahan sembako di Kabupaten Kepulauan Anambas belum bisa disetarakan dengan harga secara nasional.

Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Anambas menyebut, hal itu karena mata rantai pendistribusian tersistematis.

Kepala DKUMPP Anambas, Usman mengatakan, dalam hal ini pihaknya hanya sebagai pengawas peredaran barang dan stok serta harga di pasar. Sementara untuk penentuan harga, dinasnya tidak berwenang mengatur nilai jual pedagang.

"Tentunya untuk mengatur harga ini kita harus sepakati dengan pedagang. Karena barang di wilayah kita dibawa dari luar daerah. Lokasinya jauh dan ongkos kirim cukup tinggi," ujar Usman, pada Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, nilai harga secara nasional belum bisa diterapkan di Kabupaten Kepulauan Anambas, dengan melihat berbagai aspek dari segi transportasi, biaya, upah buruh dan keuntungan pedagang.

"Makanya kita sepakati harga eceran tertinggi (HET) bersama pedagang," jelasnya.

Selain itu DKUMPP Anambas juga melakukan survei terhadap pedagang-pedagang dan memantau ketersediaan kebutuhan sembako.

Baca juga: Yayasan Faiz Al Baqaroh Batam Bagi Sembako bagi Warga Tanjungriau Terdampak Covid-19

Baca juga: Plt Bupati Bintan Apresiasi Program Baznas, Salurkan Sembako saat Pandemi Covid19

"Kalau dari pusat ada kenaikan barang, tentu di Anambas juga sama," sebutnya.

Sejauh ini tindakan yang dilakukan oleh DKUMPP Kepulauan Anambas jika mendapati pedagang nakal yang memainkan harga di atas HET akan diberikan teguran.

"Tapi belum pernah kami temui adanya permainan harga di pasar maupun di toko. Apalagi yang menimbun barang juga tidak pernah kami dapati," ungkapnya.

Ia juga berharap kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bisa bergerak dalam melakukan menjual bahan sembako di bawah harga pasar.

(Tribunbatam.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Anambas

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved