Breaking News:

Tekan Penyebaran Kasus Covid-19, Dinkes Batam Perketat Testing, Tracing, Treatment

Contact tracing atau pelacakan kontak erat pasien Covid-19 adalah bagian dari 3T (testing, tracing, treatment) untuk memutus rantai penyebaran Covid-1

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
SWAB ANTIGEN - Warga diswab antigen sebelum mendapatkan vaksin covid-19 di Puskesmas Bengkong, Selasa (10/8/2021) 

Editor: Thomm Limahekin

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), upaya menekan penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Salah satunya dengan mengerahkan seluruh sumber daya kesehatan dalam hal meningkatkan tracing.

Contact tracing atau pelacakan kontak erat pasien Covid-19 adalah bagian dari 3T (testing, tracing, treatment) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Tujuannya adalah melacak orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.

Dengan demikian, mereka yang berisiko tertular dan menularkan kembali pada orang lain bisa segera diisolasi. Upaya tracing di Kota Batam pun kian gencar dilakukan.

"Sesuai edaran Kemendagri untuk meningkatkan tracing menjadi 1:15 sudah kita laksanakan di seluruh Puskesmas di Kota Batam," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardji, Selasa (28/9/2021).

Dalam hal ini, seluruh tenaga kesehatan di setiap puskemas diarahkan untuk meningkatkan tracing menjadi 15 orang pada satu kasus positif Covid-19.

Baca juga: Tekan Penyebaran Corona, Dinkes Batam Gencarkan Tracing di Setiap Kasus Covid-19

PUSKESMAS RANAI - Pelaksanaan tracing swab antigen kepada ABK di Pelabuhan Penagi oleh Puskesmas Ranai, Natuna, Kepri blum lama ini.
PUSKESMAS RANAI - Pelaksanaan tracing swab antigen kepada ABK di Pelabuhan Penagi oleh Puskesmas Ranai, Natuna, Kepri blum lama ini. (TribunBatam.id/Kontributor Natuna/Wina)

Menurut Didi, tracing yang dilakukan tidak hanya bagi kontak erat, namun semua jenis kontak.

"Karena kalau kontak erat saja, terkadang tidak tercapai," ungkap Didi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved