Breaking News:

Gubernur Kepri Beri Izin Sekolah Tatap Muka, Bupati Karimun: Sekolah Harus Taat Protokol Kesehatan

Di Kabupaten Karimun misalnya, PTM satuan pendidikan tingkat SD dan SMP akan mulai digelar pada Jumat (1/10/2021) ini.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
TribunBatam.id/Muhammad Ilham
BELAJAR TATAP MUKA - Orangtua peserta didik mengantar anaknya saat uji coba belajar tatap muka di Tanjungpinang Jumat, 20 Agustus 2021 lalu. 

Editor: Thomm Limahekin

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN – Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad memberikan izin kepada pihak sekolah untuk mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada awal Oktober 2021.

Kebijakan tersebut kemudian mendapat respons cukup positif dari pihak sekolah di seluruh kabupaten dan kota.

Di Kabupaten Karimun misalnya, PTM satuan pendidikan tingkat SD dan SMP akan mulai digelar pada Jumat (1/10/2021) ini. 

Pembukaan sekolah tersebut akan dimulai dengan kegiatan doa bersama secara serentak di seluruh satuan pendidikan di Karimun

Hal itu bertujuan untuk memohon perlindungan kepada yang Allah SWT agar selalu diberikan kesehatan selama pembelajaran tatap muka itu berlangsung.

Baca juga: Jelang Sekolah Tatap Muka, Begini Pesan Wagub Kepri Kepada Guru dan Anak Didik

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi bersama Gubernur Kepri telah dipastikan sekolah tatap muka untuk wilayah Kabupaten Karimun akan mulai digelar 1 Oktober mendatang.

"Kemarin kami sudah berkoordinasi dengan Pak Gubernur, tanggal 1 Oktober sekolah tatap muka sudah mulai dilakukan," ucap Aunur.

Dia juga meminta kepada seluruh sekolah sebelum melakukan pembelajaran tatap muka untuk memanjatkan doa bersama di masing-masing sekolah. 

"Kami minta seluruh sekolah melakukan doa bersama sebelum memulai pembelajaran tatap muka," tambah Aunur.

"Bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sesuai dengan agama masing-masing agar diberikan perlindungan dan kesehatan," tegas Aunur lagi.

Baca juga: Kapan Siswa SMA di Batam Mulai Belajar Tatap Muka? Walikota: Tergantung Pak Gubernur

Selain itu, Aunur juga menekankan kepada pihak sekolah untuk dapat mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat agar tidak terjadi penyebaran kasus Covid-19.

"Sekolah-sekolah harus persiapkan protkes, jangan lalai. Kami juga sudah menekankan kepada guru dan pelajar yang belum divaksin tidak bisa mengikuti pembelajaran tatap muka," jelas Aunur.

"Jadi ini harus dapat ditaati. Semua harus vaksin. Tetapi bagi yang tidak bisa divaksin, itu harus ada keterangan dari dokter, yang menerangkan bahwa memang tidak bisa divaksin," ungkap Aunur.

Pembukaan sekolah tersebut berlaku untuk seluruh satuan pendidikan di bawah Disdik Karimun, termasuk kepada pelajar yang masih di bawah usia vaksin. 

"Hasil koordinasi diperbolehkan. Kecuali untuk PAUD itu masih kita tinjau kembali seperti apanya," tegas Bupati Karimun itu lagi. ( TRIBUNBATAM.id/Thomas Tonek Thomlimah Limahekin)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved