Breaking News:

Isu Kebangkitan PKI Masih Dipercaya, China dan Laut Natuna 'Terseret' Hasil Survei Median!

Partai Komunis Indonesia (PKI) ternyata masih dipercayai publik Tanah Air ada dan terbukti dari hasil survei lembaga Media Survei Nasional (Median)

www.dakwatuna.com
Isu Kebangkitan PKI Masih Dipercaya, China dan Laut Natuna 'Terseret' Hasil Survei Median! 

TRIBUNBATAM.id - Partai Komunis Indonesia ( PKI) ternyata masih dipercayai publik Tanah Air ada.

Hasil survei lembaga Media Survei Nasional (Median) bahkan menemukan 46,4 persen responden di Indonesia percaya soal isu kebangkitan komunisme atau PKI.

Jumlah itu bahkan lebih besar ketimbang yang tak percaya sama sekali, yaitu 45 persen.

"46,4 persen publik masih percaya isu kebangkitan komunisme.

Sementara yang tidak percaya 45 persen," kata peneliti Median Rico Marbun dalam rilis yang disiarkan secara daring, Kamis (30/9/2021). 

Bahkan, hasil survei mendapati sejumlah konstituen partai politik yang tergabung dalam partai koalisi pemerintahan masih percaya isu kebangkitan PKI.

Baca juga: Kesaksian Pengangkat Jenazah 7 Pahlawan Revolusi di Sumur Lubang Buaya Dalam Peristiwa G30S/PKI

Baca juga: Hari Kesaktian Pancasila, Begini Kronologi Peristiwa G30S/PKI dan Daftar Nama Pahlawan Revolusi

Berdasarkan hasil survei, ada empat konstituen partai koalisi pemerintah percaya isu tersebut, yakni Partai Gerindra (64,5 persen), Partai Golkar (53,8 persen), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (50 persen) dan Partai Amanat Nasional (PAN) (45 persen).

"Partai-partai yang join di koalisi pemerintahan seperti Gerindra, seperti Golkar, kemudian PPP, dan PAN itu ternyata memang masih banyak konstituennya yang percaya terhadap kebangkitan komunisme," kata peneliti Median Rico Marbun dalam rilis yang disiarkan secara daring, Kamis (30/9/2021).

Sementara itu, banyak juga konstituen partai di luar koalisi pemerintah yang percaya terhadap isu kebangkitan komunisme.

Berdasarkan survei Median, di antaranya responden dari Partai Berkarya (100 persen), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) (73,3 persen), Partai Demokrat (36,4 persen), Partai Gelora (66,7 persen), Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) (100 persen), dan Partai Masyumi Baru (100 persen).

Kemudian, mengenai konstituen partai politik yang tidak percaya kebangkitan komunisme, ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) (61,1 persen), PDI-P (56 persen), Partai Nasdem (50 persen), Partai Perindo (54,5 persen), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) (60 persen), dan Hanura (50 persen).

Baca juga: Aktor senior Wawan Wanisar meninggal dunia, Pernah Perankan Pierre Tendean di Film G30S/PKI

Baca juga: Moeldoko Sebut Gatot Nurmantyo Berlebihan Saat Gaungkan Kebangkitan PKI di Indonesia

Rico membeberkan, hasil survei terkait mereka yang percaya kemudian dirinci lebih lanjut apa alasan memercayai kebangkitan komunisme.

Hasil temuan Median yaitu, mayoritas responden yang percaya kebangkitan komunisme memiliki alasan adanya fenomena tenaga kerja asing (TKA) China dan proyek-proyek China di Indonesia sebesar 12,3 persen.

"Kemudian, adanya alasan bahwa ulama banyak ditangkap 12 persen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved