Jumat, 17 April 2026

WAWANCARA EKSKLUSIF

Mengintip Aktivitas Politik Suryani Srikandi PKS Kepri

Kiprah politik Suryani setelah Pilkada Kepri kian bersinar. Bagaimana aktivitas politisi PKS ini?

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Tribun Podcast edisi Rabu (29/9) bersama Politisi PKS Kepri, Suryani. 

Cuma dari dewan pusatnya sempat vakum selama 5 tahun sehingga berimbas ke DPD dan DPC yang ada.

Kemudian tahun 2015 saya dihubungi pusat untuk Muswilub karena di pusat mau Kongres Nasional jadi minta perwakilan dan karena selama ini aktif jadi begitu dan akhirnya saya ajak teman-teman bentuk dan dilantik tahun 2017 dan anggotanya semua parpol kan perempuan politik.

Awal terbentuknya Kaukus ini kan karena adanya keinginan dari para perempuan politik tapi bukan minta privilage ya.

Baca juga: Nasib Pelantikan Gubernur Kepri, Adu Kuat Tim Isdianto-Suryani di Mahkamah Konstitusi

Baca juga: DPW PKS Serahkan 1,7 Juta Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Intinya untuk menjadikan kaukus wadah agar perempuan bisa berkiprah lebih baik lagi di panggung politik yaitu di parlemen, dengan 30 persen keterwakilan.

TB: Sebelum ada Kaukus di Kepri waktu itu bagaimana keterlibatan perempuan berpolitik di wilayah ini?

Lalu setelah ada Kaukus perdana saat itu apa dampak positifnya bagi perempuan dalam perpolitikan?

SY: Memang gak serta merta lansung ya, tentu ada hambatan dan saya melihat kalau kemudian pelibatan perempuan itu berpolitik untuk aktif di parpol itu sih kembali ke keinginan perempuan itu lagi.

Ketika kita sudah meniatkan untuk terjun di dunia politik praktis tentu harus siap dengan segala daya dukung terutama niat dan apapun yang kita jalankan jangan pernah sampai menyesal. Kalau ditanya sebelum dan sesudah ada Kaukus bagaimana.

Alhamdulilah sih sebelumnya kan kita belum pernah berkomunikasi ya sesama perempuan politik ini, paling ke masing-masing partainya saja.

Tapi sekarang sejak ada Kaukus minimal kita rutin ada kegiatan-kegiatan dan syukurnya dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kepri itu istilahnya udah jadi kawan baik banget selain itu bisa saling upgrade skill.

Jadi kalau dibandingkan, tentu ada perubahan setelah adanya Kaukus ini keterwakilan perempuan di legislatif kan juga meningkat

TB: Ibu sendiri sudah berapa periode menjadi anggota dewan?

SY: Kalau periodenya sudah 4 dan totalnya 15 tahun di DPRD Kepri.

TB: Satu sisi ibu sebagai perempuan dan disatu sisi sebagai politikus yang tentunya cukup lama, boleh ibu bagikan tipsnya bagaimana bisa menjalani aktivitas tersebut untuk perempuan-perempuan politik lainnya?

SY: Jadi memang KPPI ini kan wadah, jadi dengan wadah ini kita bisa kemudian saling shaering dan kita juga sering mengadakan pertemuan maupun pelatihan upgrading apa sih yang dibutuhkan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved