Breaking News:

CORONA KEPRI

Sekolah Tatap Muka Bakal Dimulai, Ratusan Guru di Natuna Jalani Tes Antigen

Jelang PTM, ratusan guru dan tenaga kependidikan di Kecamatan Bunguran Timur Natuna menjalani tes antigen massal di Gedung Sri Serindit.

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Jelang Pembelajaran Tatap Muka di Natuna, Guru dan Tenaga Kependidikan dirapid tes antigen massal di Gedung Sri Serindit, Sabtu 2 Oktober 2021. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Ratusan guru dan tenaga kependidikan di Kecamatan Bunguran Timur, Natuna terlihat antusias mengikuti pelaksanaan rapid tes antigen massal di Gedung Sri Serindit, Sabtu 2 Oktober 2021.

Rapid tes antigen dilakukan, dalam rangka persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini dan menghindari cluster Covid-19 di sekolah.

Pelaksanaan rapid tes antigen ini, dilakukan selama 3 hari dimulai hari Jumat, 1 sampai 3 Oktober 2021 yang melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ranai.

Diketahui PTM di lingkungan pendidikan akan dilaksanakan Senin 4 Oktober 2021 mendatang.

Kepala Puskesmas Ranai, Nazri mengatakan target sasaran pelaksanaan rapid tes antigen ini sebanyak 511 orang guru dan tenaga pendidikan dari mulai SD sampai SMA di Kecamatan Bunguran Timur.

"Hari ini target kita sebanyak 136 untuk tingkat SMP Sederajat, kemaren targetnya hampir sama sebanyak 135 untuk tingkat SD Sederajat dan serentak di seluruh Kabupaten Natuna," ucapnya.

Selama dua hari pelaksanaan rapid tes Nazri menjelaskan, tidak ditemukan hasil positif antigen, semuanya negatif.

"Semuanya negatif, kalau positif akan kita lanjutkan dengan tes PCR," katanya.

Baca juga: PTM Segera Dimulai, Wan Arismunandar Ingatkan Jaga Prokes, Jika Lalai Sanksi Menanti

Baca juga: Perjalanan dalam Provinsi tak Perlu Antigen, Satgas Covid-19 Lingga Tunggu Surat Edaran

Sementara itu Nurlailatun Nikmah, salah satu guru di SMPN 2 Bunguran Timur mengungkapkan rasa senangnya saat mengetahui hasil rapidtesnya negatif.

"Ya senang sih, karena hasilnya negatif, cuma agak bingung nih, kok baru dilaksanakan sekarang ya, sebelumnya kan sudah masuk kenapa nggak diadakan dari awal," ucapnya.

Meskipun dirinya mengikuti anjuran pemerintah daerah ini Nurlaila sempat bingung, saat ditanya perlu tidaknya rapid tes tersebut.

Karena menurutnya hampir seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Natuna sudah divaksin.

"Sebenarnya perlu tak perlu sih, sekarang kan rata-rata sudah divaksin semua jadi bertanya apa guna vaksin tersebut," ungkapnya heran.

Kegiatan rapid tes antigen tersebut juga didukung oleh TNI Polri, hal ini terlihat dari hadirnya Babinkamtibmas Kelurahan Batu Hitam, Brigadir Mudiyanto, Babinsa Kelurahan Batu Hitam, Sertu M. Surya dan Babinpotdirga, Serma Rais. (TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved