Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Bupati Karimun Timbang Potong Insentif Tenaga Honorer di 2022

Pemotongan hak keuangan tak hanya dialami tenaga honorer Pemkab Karimun, namun juga tambahan penghasilan bagi ASN Pemkab Karimun.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Bupati Karimun Aunur Rafiq bakal mempertimbangkan pemotongan insentif tenaga honorer Pemkab Karimun pada 2022. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Bupati Karimun Aunur Rafiq bakal meninjau pemotongan insentif tenaga honorer pada 2022.

Seperti diketahui, tambahan penghasilan untuk tenaga honorer di Karimun terpaksa dipangkas sejak September 2021 lalu.

Hal itu, mengingat kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan.

Bahkan, kebijakan itu telah melalui pertimbangan yang panjang.

Dari pada harus merumahkan ribuan tenaga honorer di Pemkab Karimun.

Besaran pemangkasan khusus bagi insentif tenaga honor di lingkungan Pemkab Karimun itu, bahkan mencapai angka 40 persen dari semula.

Baca juga: BNI Salurkan Rp 185 M, Bantu Pembiayaan Masyarakat Karimun Sejak Awal Tahun

Baca juga: Nelayan Karimun Tolak PP 85 Tahun 2021, Nelayan Kecil Dipaksa Kerja Ekstra?

Hal itu juga dengan berlaku bagi Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP bagi ASN Pemkab Karimun.

Pemkab Karimun beralasan, pemangkasan insentif honorer dan TPP ASN tersebut dikarenakan pendapatan Pemkab Karimun menurun drastis selama pandemi Covid-19.

Selain itu, Pemkab Karimun juga beralasan pemangkasan insentif lebih baik dari pada pihak mereka merumahkan tenaga honorer.

Pemangkasan insentif tersebut, Pemkab Karimun mampu menghemat anggaran hingga mencapai Rp 60 miliar per tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved