Rabu, 29 April 2026

Daftar Tokoh Jenius Ciptakan Karya dan Temuan Hebat Saat Wabah Penyakit

Lebih banyak aktivitas di dalam rumah atau ruangan karena menghindari wabah atau sedang isolasi, tak serta merta membuat beberapa orang minim kreasi

Tayang:
universal history archieve via Kompas.com
Daftar Tokoh Jenius Ciptakan Karya dan Temuan Hebat Saat Wabah Penyakit. Ilustrasi wabah blackdeath yang melanda London 

Seniman Meksiko terkenal ini berulang-ulang mengalami kemalangan serius.

Pada usia enam tahun, dia mengalami polio yang harus istirahat panjang di rumah.

Sekitar 12 tahun kemudian, Kahlo yang mahasiswa, mengalami kecelakaan.

Bus yang ditumpanginya bertabrakan dengan trem.

Dia menderita cedera serius akibat kecelakaan itu, termasuk tulang belakang dan tulang panggul retak.

Setelah dirawat di rumah sakit, di hanya berbaring saja di tempat tidurnya.

Tetapi para sejarawan berspekulasi bahwa masa penyembuhan inilah yang sepenuhnya memperkuat kecintaannya pada seni (bahkan sampai belajar ilmu kedokteran).

Dia melukis potret diri pertamanya saat dalam pemulihan.

Menurut biography.com, dia menggunakan cermin di atas tempat tidurnya untuk referensi saat melukis wajahnya.

Baca juga: Bicara Sendiri Kadang Dianggap Gila, 7 Kebiasaan Aneh Ini Ciri-ciri Orang Ber-IQ Tinggi

Baca juga: 4 Rutinitas Ini Mampu Meningkatkan IQ dan Kecerdasan Anak, Apa Saja?

7. Salvator Rosa

Lukisan 1656 "Human Frailty," tidak terlalu halus.

Lukisan ini adalah karya Salvator Rosa.

Dia baru saja kehilangan anaknya dalam wabah 1656 yang melanda Napoli.

Dua saudara Rosa juga meninggal dalam wabah (dimulai oleh patogen yang sama dengan Wabah Hitam).

Salvator Rosa menghasilkan lukisan suram ini, bayi yang baru lahir (perwakilan putranya) menandatangani hidupnya ke Kematian bersayap.

Tidak pasti apakah dia benar-benar dalam karantina, tetapi dia jelas berada di tengah-tengah wabah yang menghancurkan.

8. Edvard Munch

Karya lukisan The Scream merupakan buatan Edvard Munch.

Edvard Munch pernah mengalami masa wabah influenza pada tahun 1918.

Tetapi, The Scream bukan produk wabah influenza. The Scream dilukisnya pada tahun 1893.

Munch memang melukis karya berjudul Self Portrait with the Spanish flu saat dirinya sakit-sakitan.

Baca juga: 4 Rutinitas Ini Mampu Meningkatkan IQ dan Kecerdasan Anak, Apa Saja?

Baca juga: 6 Zodiak Pemilik Kecerdasan di Atas Rata-rata, Unggul di Banyak Hal dan Punya IQ Tinggi

Tidak seperti kebanyakan orang, Munch tidak meninggal dunia gara-gara flu.

Dia bisa bertahan hidup hingga 25 tahun kemudian setelah wajah Flu Spanyol dan terus menghasilkan karya seni.

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id/Widi Wahyuning Tyas)

Sumber: Warta Kota
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved