Selasa, 2 Juni 2026

Mengenal Rumah Singgah Untuk Para Korban TPPO di Batam

Rumah Singgah sangat dibutuhkan bagi para korban Tindak Pidana Perdagangan Orang, terutama untuk wilayah perbatasan internasional seperti Kepri.

Tayang:

"Kalau orang sudah masuk sini, kita hargai dan kita anggap itu adalah keluarga kita,"katanya.

Tetmawati juga memaparkan jumlah korban pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak, sekaligus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mulai Januari hingga September. Jumlah korban sebanyak 95 orang. 

"Sementara korban yang pernah dititipkan di Shelter 8 orang pelecahan seksual, korban TPPO 14 orang," ujar Tetmawati kepada Tribunbatam.id.

Sebenarnya korban TPPO ini lebih banyak jumlahnya. Lantaran tak menginap Shelter. 

"Habis proses hukum, diantar ke BP3TKI," ujarnya.

Ia menuturkan jumlah TPPO saja mulai Januari hingga September sebanyak 65 orang. 

"Yang pernah menginap kemungkinan 14 orang yang singgah-singgah aja 65 orang," katanya.

Sementara itu, untuk korban penelantaran anak sebanyak 8 orang. Biasanya ditelantarkan orangtuanya.

"Anak yang berhadapan dengan hukum 2 orang. Korban khusus anak 1 orang. Dan masih banyak korban lainnya 5 orang. Ada juga baru-baru ini ada orangtua punya hutang 50 juta. Nah jaminannya anaknya sendiiri. Anaknya itu disandara," katanya. 

Salah satu korban TPPO asal Purwakarta, Hayati mengaku sudah beberapa hari menginap di Shelter.

Di mana kasus yang dialaminya adalah penipuan kerja di Malaysia sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) dengan gaji 1.300 Ringgit. 

"Saya di Polda 3 hari. Awalnya saya tau dari Facebook dan lanjut Whatshapp. Nah saya di medical, abis itu berangkat ke Batam kami dibawa ke Tanjung Uban. Tapi sampai disana kami terlantar," ujar Hayati.

Kasus dengan agen palsu yang sama juga dialami Sukaeshi. Sembari berlinang air mata, ia juga menceritakan kisahnya dijanjikan kerja air mata. Ia berharap ingin segera kembali pulang.

"Dijanjikan kami tak ilegal. Di Tanjung Uban kami diterlantarkan. Minum pun susah," tutur wanita asal Indramayu ini. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved