Breaking News:

BATAM TERKINI

JUALAN Narkoba, Seorang Pria Tertangkap Simpan 715 Gram Sabu dan Ekstasi di Tempat Kos

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri kembali meringkus satu orang tersangka diduga pengedar narkotika menyimpan sabu dan pil ekstasi di kos.

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Narkoba barang bukti yang diamankan dari sebuah kamar kos di Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri kembali meringkus satu orang tersangka diduga pengedar narkotika.

Tersangka P terbukti memiliki, menyimpan dan menyediakan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, Senin (11/10/2021).

Ia menerangkan kronologis kejadian bermula pada hari Kamis tanggal 7 Oktober 2021 sekitar jam 23.00 WIB tim Subdit 1 mendapat Informasi masyarakat.

Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Kepri langsung melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap seorang laki-laki yang kemudian diketahui berinisial P karena diduga telah memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika jenis pil diduga ekstasi sebanyak 1,5 butir di pinggir jalan depan supermarket Bengkong Indah, Kota Batam.

″Setelah dilakukan penangkapan kemudian tim melakukan penggeledahan di Kos-kosan P yang tidak jauh dari TKP penangkapan, dari hasil penggeledahan tim berhasil menemukan 1 kotak bekas modem ZTE MF286C yang di dalamnya berisikan 7 bungkus serbuk kristal diduga sabu sekira seberat 715 gram dan 1 buah kotak Kardus kecil warna merah yang di dalamnya berisikan 9 bungkus plastik bening yang berisikan Pil Ekstasi dengan jumlah 396,5 butir.

Baca juga: SEMUA Pejabat Batam Gagal Masuk 3 Besar Calon Sekda Kepri, Begini Reaksi Rudi

Baca juga: Walikota Minta Dukungan Anggota KORPRI dalam Membangun Batam

Selanjutnya tersangka P pun dibawa ke kantor Dit Resnarkoba Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,″ jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt.

Di samping barang bukti Narkotika jenis sabu dan Pil Ekstasi tim juga mengamankan 1 Unit Handphone, Kartu Identitas Diri dan 1 Unit sepeda motor Yamaha.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved