Breaking News:

PON XX PAPUA

Peluang Kepri Raih Emas di Cabor Tinju PON Papua Sirna, Sandy Keok di Semifinal

Impian Sandy meraih emas di mendali PON XX papua terhenti. Itu setelah ia kalah dari petinju Papua , di final tinju. Sandy hanya raih perunggu

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Petinju Kepri, Sandyarto Deno Feroja (baju merah) saat berlaga di semifinal PON XX Papua, Senin (11/10/2021). Sandy harus puas dengan medali perunggu setelah keok dari petinju tuan rumah, Papua 

PAPUA, TRIBUNBATAM.id - Perjuangan petinju andalan Kepri, Sandyarto Deno Feroja meraih emas di Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua terhenti di babak semifinal.

Bertanding di nomor kelas berat (81-91 kg), Sandy keok oleh petinju tuan rumah Papua, Erico Kevin, Senin (11/10/2021).

Memulai laga di GOR Cendrawasih Jayapura, Sandy seolah tampil di bawah performa biasanya. Padahal, Erico termasuk petinju veteran yang sudah berumur.

Hanya saja, Erico memang dikenal sebagai petinju dengan strategi mumpuni dan banyak akal.

Sehingga, sangat mudah baginya untuk memberikan Sandy pelajaran berharga pada pagelaran PON kali ini.

Baca juga: Tarung Derajat Sumbang Perak untuk Kepri di PON, Lukman Kalah dari Petarung Bali

Baca juga: Karateka Kepri Tersingkir di Babak Penyisihan PON Papua, Keok atas Sulawesi Tengah

Di ronde pertama, Sandy berusaha menekan Erico. Tapi strategi milik Erico mampu meredam keganasan Sandy.

Demikian halnya di ronde kedua dan ketiga. Sandy seolah mengikuti gaya permainan Erico dan tak mampu menampilkan permainan ekplosif yang selama ini menjadi gayanya.

Wasit pun memutuskan untuk memberi kemenangan kepada Erico dan Sandy harus puas dengan medali perunggu PON.

Asisten pelatih Kepri, Rionando Butar Butar mengaku kecewa atas kegagalan Sandy melaju ke babak final.

Menurutnya, Sandy layak tampil di final jika merujuk performanya selama ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved