Rabu, 22 April 2026

PON XX PAPUA

Peluang Kepri Raih Emas di Cabor Tinju PON Papua Sirna, Sandy Keok di Semifinal

Impian Sandy meraih emas di mendali PON XX papua terhenti. Itu setelah ia kalah dari petinju Papua , di final tinju. Sandy hanya raih perunggu

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Petinju Kepri, Sandyarto Deno Feroja (baju merah) saat berlaga di semifinal PON XX Papua, Senin (11/10/2021). Sandy harus puas dengan medali perunggu setelah keok dari petinju tuan rumah, Papua 

Sebelumnya diberitakan, langkah tiga petinju Kepri terhenti di babak perempat final, Sabtu (9/10/2021).

Ketiganya harus menerima kekalahan dan mengubur mimpi untuk melaju ke babak semifinal PON XX Papua. Mereka adalah Emzee Louis Bangun, Bintang Aries Tanto Pardede, dan Rido Sesarius Butar Butar.

Berlaga di kelas ringan (60-64 kg), Emzee kalah KO atas lawannya, Daniel Andrianus Mofu, petinju dari Jawa Timur.

Ia KO di ronde pertama setalah mendapat dua kali hitungan dari wasit.

Di mana, Emzee terkena pukulan telak di bagian ulu hati sehingga menyebabkannya kesulitan untuk bisa melanjutkan laga. Wasit pun langsung menghentikan pertandingan dan memenangkan Daniel.

Sementara, Bintang Aries Tanto Pardede turun di kelas menengah (69-75 kg). Ia juga mengalami nasib serupa.

Bintang kalah angka dari petinju Bali, Cakti Dwi Putra.

Baca juga: Klasemen Medali PON Papua 2021 Minggu (10/10) Pagi, Jawa Barat 1, Kepri 2 Emas, 1 Perak, 3 Perunggu

Baca juga: Kepri Berpeluang Tambah Emas di PON Papua, 3 Atlet Layar Putri Tanding Hari Ini

Di ronde pertama, Bintang menekan pergerakan Cakti. Tapi, selisih jangkauan dan tinggi badan membuatnya kesulitan.

Kendati demikian, Bintang tak menyerah. Ia beberapa kali mencoba untuk bermain rapat dan terus mengurung lawan.

Sayang, di ronde kedua dan ketiga situasi tak berubah. Ia pun harus mengakui keunggulan Cakti.

Petinju lainnya, Rido Sesarius Butar Butar, berlaga di kelas berat ringan (74-81 kg). Tampil di bawah performa biasanya, Rido harus mengakui keunggulan petinju Jawa Barat, Hendra Beraubun.

Dengan keunggulan dan kemampuannya sebagai petinju pelatnas, Bram sukses membuat Rido keok dan tak kuasa menahan pukulan demi pukulan darinya.

Bahkan, satu pukulan telak dari Bram sempat membuat Rido goyah dan hampir jatuh.

Seiring jalannya pertandingan, keunggulan Bram atas Rido semakin menjadi-jadi. Rido pun sempat beberapa kali mendapat hitungan dari wasit dan pada akhirnya tak mampu bertahan.

Bram pun diputuskan menang TKO sekaligus mengakhiri langkah petinju Kepri itu.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved