PON XX PAPUA
Peluang Kepri Raih Emas di Cabor Tinju PON Papua Sirna, Sandy Keok di Semifinal
Impian Sandy meraih emas di mendali PON XX papua terhenti. Itu setelah ia kalah dari petinju Papua , di final tinju. Sandy hanya raih perunggu
Dengan tiga kekalahan ini, Kepri hanya menyisakan satu petinju andalannya di kelas berat, Sandyarto Deno Feroja.
Asisten pelatih tinju Kepri, Rionando Butar Butar mengucapkan permohonan maaf atas kegagalan tiga atletnya.
Menurut Rio, ketiganya terlalu cepat bertemu petinju pelatnas.
"Bintang kalah angka tipis 3-2, sedang Emzee dan Rido kalah KO dan TKO. Dari drawing memang petinju Kepri tidak medapat lawan sepadan," sesalnya.
Akan tetapi, pihaknya tak ingin terlalu larut dalam kekalahan ini.
Mengingat, mereka juga tengah mempersiapkan Sandyarto untuk berlaga di babak semifinal.
Sandy kini menjadi satu-satunya petinju Kepri yang tersisa di PON XX Papua.
"Kami sedang menggodok strategi yang akan dipergunakan untuk melawan Erico, petinju Papua. Erico adalah petinju senior yang punya pengalaman luas," ungkapnya.
Sandyarto diketahui akan berlaga di babak semifinal esok hari, Senin (11/10/2021).
Sebelumnya, Sandy pernah bertanding dengan Erico saat seleksi nasional, April lalu. Saat itu, Sandy berhasil mengalahkan Erico.
Sandy sudah Amankan Medali Perunggu
Sebelumnya diberitakan, kontingen Kepri sudah hampir dipastikan menambah perolehan medali menyusul kemenangan petinju andalan Sandyarto Deno Feroja atas petinju DKI Jakarta, Hasmar Lubis.
Sandy maju ke babak semifinal setelah Hasmar menyerah kalah saat pertandingan babak delapan besar digelar di GOR Cendrawasih Jayapura kemarin, Kamis (7/10/2021) malam.
Ronde pertama dimulai, Sandy langsung mendaratkan pukulan bertubi-tubi ke wajah Hasmar.
Walaupun berusaha melawan, tapi Sandy tampil dominan malam itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1107pertinju-kepri.jpg)