Breaking News:

PERBANKAN

Cara dan Syarat Mengajukan KPR Syariah untuk Miliki Rumah Idaman, Ini Keuntungannya

Perbedaan yang paling signifikan antara KPR konvensional dan syariah terletak pada proses transaksi. Produk KPR syariah disediakan oleh bank syariah.

Istimewa
Ilustrasi KPR syariah. Simak kelebihan mengajukan KPR syariah. 

TRIBUNBATAM.id -  Memiliki rumah melalui Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) di bank menjadi solusi yang banyak dipilih, terutama jika dana atau budget yang dimiliki terbatas.

Ada ragam KPR yang bisa dipilih, bisa KPR konvensional maupun syariah.

Pembiayaan KPR syariah memiliki banyak keuntungan karena cicilan atau angsuran perbulan tetap, tidak terpengaruh fluktuasi suku bunga.

Dikutip dari laman resmi sikapiuangmu.ojk.go.id,  KPR syariah adalah jenis pembiayaan yang bisa berupa pembiayaan jangka pendek, menengah, atau panjang untuk rumah baik bekas maupun baru dengan prinsip atau akad.

Produk KPR syariah disediakan oleh bank syariah atau Unit Usaha Syariah (UUS).

KPR syariah mengadaptasi prinsip bebas dari riba.

Perbedaan yang paling signifikan antara KPR konvensional dan syariah terletak pada proses transaksi.

Baca juga: Cara dan Syarat Pengajuan KPR Subsidi di Bank BTN, Cicilan Bulanan Lebih Ringan

Baca juga: 7 Perbedaan KPR Subsidi dan Nonsubsidi, Mana yang Lebih Menguntungkan saat Membeli Rumah?

Bila KPR konvensional yang dilakukan yakni transaksi uang, maka KPR syariah melakukan transaksi barang.

Akad KPR Syariah Setidaknya, ada empat jenis akad KPR Syariah, yakni akad murabahah, akad musyarakah mutanaqisah, akad istishna, serta akad ijarah mutahiyyah bit tamik.

Namun demikian, yang umum digunakan dalam pembiayaan kepemilikan rumah dan apartemen di Indonesia yakni akad murabahah atau jual beli dan akad musyarakah mutanaqisan atau kerjasama-sewa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved