Breaking News:

BATAM TERKINI

Kepala Rutan Batam Banjir Telepon, Merasa Terteror Imbas Kematian Siprianus

Kepala Rutan Batam mengaku hampir setiap minggu dapat telepon hingga WhatsApp dari pihak yang mengaku keluarga Sipianus warga binaan yang meninggal.

TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Kepala Rutan kelas IIA Barelang Batam Yan Patmos Purba. Ia merasa terteror dari pihak yang mengaku keluarga warga binaan meninggal dunia, Siprianus, Sabtu (10/4/2021) lalu. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Rutan Kelas II A Batam, Yan Patmos Purba merasa terteror.

Itu terkait kematian salah seorang warga binaan Siprianus Apiatus.

Yan mengaku hampir setiap minggu mendapat telepon hingga melalui WhatsApp dari pihak yang mengaku perwakilan keluarga pria 27 tahun itu.

Siprianus diketahui meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan kurang lebih dua jam di RSUD Embung Fatimah, Sabtu (10/4/2021) lalu sekira pukul 10.00 WIB.

Sebulan setelah kematiannya, penyidik Polsek Sagulung menetapkan tiga warga binaan Rutan Batam sebagai tersangka pengeroyokan yang berujung meninggalnya Siprianus.

Tersangka pertama yakni Muhammad Yandi sebagai Kepala Kamar kasus pencurian pecah kaca.

Ia diketahui sebagai pelaku utama dari kasus ini.

Baca juga: Rutan Batam Dapat Penghargaan dari Pemko, Kolaborasi Bangun Ruang Sidang Online

Baca juga: Sisihkan Gaji, Pegawai Rutan Kelas IIA Batam Bantu Warga Terdampak Pandemi Covid

Sementara dua warga binaan lainnya yakni Rinaldo Putra, terlibat karena ikut memukul.

Yang bersangkutan mendekam di Rutan atas kasus pencurian.

Lalu satu pelaku lainnya adalah Adi Saputra als Adi juga terjerat kasus pencurian.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved