Breaking News:

BATAM TERKINI

Kepala Rutan Batam Banjir Telepon, Merasa Terteror Imbas Kematian Siprianus

Kepala Rutan Batam mengaku hampir setiap minggu dapat telepon hingga WhatsApp dari pihak yang mengaku keluarga Sipianus warga binaan yang meninggal.

TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Kepala Rutan kelas IIA Barelang Batam Yan Patmos Purba. Ia merasa terteror dari pihak yang mengaku keluarga warga binaan meninggal dunia, Siprianus, Sabtu (10/4/2021) lalu. 

Nanti akan diputuskan, kalau sudah lengkap akan dikabari," tegas Wahyu kepada Tribun Batam, Selasa (11/10/2021) lalu.

Baca juga: Kasus Kematian Siprianus Napi Rutan Batam Jadi Atensi Kejari Batam: Berkas Masih Diteliti

Baca juga: Kronologi Kematian Siprianus Apiatus Dari Rutan Batam, Pelaku Menendang Dada

Kasus ini, lanjut Wahyu, menjadi atensi serius pihaknya.

Sehingga, permasalahan berkas akan segera dirampungkan dalam waktu dekat.

Mengingat, kejadian di Rutan Batam beberapa waktu lalu itu ikut menyita perhatian banyak pihak.

"Kasus ini jadi prioritas kami. Animo masyarakat menyikapi kasus ini juga cukup besar kemarin," ujarnya.

ATENSI Kanwil Kemenkumham Kepri

Tidak hanya mendatangi Rutan Batam, perwakilan keluarga Siprianus sebelumnya juga didatangi Kanwil Kemenkumham di Kepri.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) Kepri Husni Thamrin memastikan, keluarga warga binaan yang meninggal di Rutan Batam mendapat perhatian dari Rutan.

Untuk memastikan hal tersebut, Kakanwil Kemenkumham Kepri, Husni Thamrin, didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kepri, Dwi Nastiti mengunjungi Rutan Batam, dan keluarga warga binaan.

Dalam kesempatan itu, Husni menjelaskan kedatangannya ke Rutan Batam untuk mengecek langsung, dan monitoring, kinerja pihak Rutan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved