Breaking News:

Selain Kepri, Menko Luhut Sebut Bali Siap Buka Pintu Turis 19 Negara Minus Singapura

Menko Luhut mengungkap persyaratan bagi turis 19 Negara masuk Indonesia via Kepri dan Bali. Salah satunya asurasi kesehatan setara Rp 1 M.

TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut selain Kepri, Bali siap membuka pintu untuk turis dari 19 Negara dengan sejumlah syarat. Foto turis asal Prancis ini ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dalam bentuk berbagai kegiatan yang digelar Management Bintan Lagoon Resort Bintan, Sabtu (17/8/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Pelaku perjalanan Internasional dari 19 Negara dizinkan masuk Indonesia lewat Bali dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Belasan negara yang diperbolehkan masuk ke Indonesia itu di antaranya Saudi Arabia, Uni Emirat Arab (UEA), Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang.

Kemudian Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.

Tidak ada nama Singapura dalam keterangan yang dikutip dari Kompas.com lewat siaran pers laman resmi Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves).

Padahal secara geografis, letak Kepri khususnya Kota Batam cukup dekat dengan Singapura, terlebih Malaysia.

Baca juga: Gubernur Kepri Minta Agar Singapura Izinkan Warganya Masuk Kepri

Baca juga: Jadi Tangan Kanan Jokowi! Inilah Daftar Jabatan Tambahan Luhut Binsar Pandjaitan

Kasus covid-19 di Singapura diketahui bertambah 40.300 kasus sejak 29 September hingga 12 Oktober 2021, atau selama dua pekan.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pelaku perjalanan Internasional dari 19 Negara tersebut diizinkan masuk ke Kepri atau Bali selama mengikut sejumlah persyaratan yang berlaku.

Mulai dari melampirkan bukti sudah melakukan vaksinasi dua kali dengan waktu minimal 14 hari sebelum keberangkatan yang dibuat dalam Bahasa Inggris.

Serta memiliki hasil (tes) RT-PCR negatif dalam kurun waktu 3×24 jam.

Selama proses karantina di Bali dan Kepri, pelaku perjalanan Internasional yang masuk Indonesia tidak diperbolehkan keluar dari kamar/private villa/kapal (live on board) sampai masa karantina berakhir.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved