Kamis, 16 April 2026

Dua Pekerja Tambang Pasir di Bintan Tewas Tertimbun, Polisi Selidiki Kasus Laka Kerja

Polres Bintan tengah menyelidiki kasus laka kerja yang menewaskan dua pekerja tambang pasir di Kelurahan Tembeling Tanjung, Minggu (17/10) lalu

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Suasana di lokasi kubangan tambang pasir yang menewaskan dua pekerja PT Pasir Gunung Mario Legalilo, Bintan, Minggu (17/10/2021) 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Dua pekerja tambang pasir di Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan tewas tertimbun longsoran pasir di lokasi tambang, Minggu (17/10/2021) sore kemarin.

Dari informasi yang didapatkan Tribunbatam.id di lapangan, dua pekerja tambang pasir itu merupakan warga Kampung Keter, Kelurahan Tembeling Tanjung. Keduanya bernama Johari dan Suhadi.

Mereka merupakan pekerja tambang pasir yang dikelola PT Pasir Gunung Mario Lagalilo.

Kejadian berawal dari aktivitas tambang pasir yang dilakukan saat cuaca kurang bersahabat. Kedua korban sedang bekerja dalam kubangan besar yang memiliki kedalaman cukup dalam.

Saat bekerja, ada longsoran dari tebing kubangan yang menyebabkan keduanya tertimbun. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan tambang pasir.

Lurah Tembeling Tanjung, Mukhromin membenarkan kejadian yang menewaskan dua warganya itu.

Namun itu ia tidak bisa menjelaskan secara detail terkait peristiwa yang terjadi.

Baca juga: Korban Tenggelam Kolam eks Galian Pasir di Bintan Santri Ponpes Warga Tanjungpinang

Baca juga: Pekerja Tambang Diterkam Buaya, Tangan Kanan Korban Ditemukan di Dalam Mulut Buaya

"Iya benar," terangnya singkat.

Sementara itu, Polres Bintan kini menyelidiki kasus laka kerja yang menewaskan dua pekerja PT Gunung Mario Ligaligo, Minggu lalu sekira pukul 17.00 Wib.

Kapolsek Teluk Bintan, Iptu Rugianto mengatakan, sesaat setelah kejadian, kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit di Tanjungpinang.

"Namun kedua korban tidak tertolong. Kedua korban sudah dimakamkan keluarganya," terangnya.

Rugianto menjelaskan, kasus laka kerja ini sudah ditangani oleh penyidik Polres Bintan.

Sementara itu Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono menambahkan, bahwa anggotanya sudah mendatangi tempat kejadian.

Penyidik Polres Bintan juga akan meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait hal ini untuk kepentingan penyelidikan selanjutnya.

"Kami sudah monitor dan sudah datangi tempat kejadian. Selanjutnya kami akan meminta keterangan dan penyelidikan lebih lanjutnya," jelasnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Bintan

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved