Breaking News:

PILPRES 2024

Anies Baswedan Tersenyum Disinggung Deklarasi Capres 2024 oleh Relawan

Anies Baswedan didekalrasikan sebagai capres 2024 oleh relawan yang menamakan diri Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIS) hari ini, Rabu (20/10).

Tribunnews/Irwan Rismawan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menanggapi relawan yang mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024 hari ini, Rabu (20/10/2021). Foto saat Anies Baswedan diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019 dengan tersangka Yorry Corneles Pinontoan. 

Menurutnya, apa yang dilakukan merupakan ikhtiar politik untuk Pilpres 2024.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Purworejo ini menyampaikan, berdasar sejumlah survei, elektabilitas Ganjar Pranowo tinggi.

Meski sebagai ikhtiar politik, namun apa yang dilakukan belum sampai kepada tahap memberi masukan ke PDI-P.

Albertus menilai, dalam internal masih pada tahap mengorganisasi diri bersama relawan Ganjar Pranowo yang lain.

“Ikhtiar politik ini supaya memengaruhi Bu Mega.

Bisa juga lebih obyektif memandang kader PDI-P yang baik dan memang punya kans menang,” ucapnya, Senin (11/10/2021), dilansir dari Kompas TV.

Meski mendukung Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024, Albertus menegaskan jika dirinya masih berada dalam barisan PDI-P.

Mengenai pilihannya itu, dia mengaku hanya untuk menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Bagi saya, saya masih dalam barisan.

Hak bicara, hak aspirasi itu dijamin oleh aturan.

Saya tidak memutuskan yang harus jadi Ganjar bukan.

Aspirasi masyarakat ini kan perlu ditampung,” tuturnya.

Dia menyatakan siap menerima sanksi hingga pemecatan sebagai kader PDI-P bila dianggap melanggar aturan partai.

“Saya sudah katakan sejak awal, kalau itu dianggap melanggar aturan partai, saya sudah siap kok.

Diberi sanksi sampai dengan pemecatan sebagai pribadi, saya siap,” sebutnya.

RESPONS Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo pun sepertinya tak ambil pusing dengan sebutan kader 'celeng' seperti yang disampaikan Bambang Pacul.

Ia lebih memaknai itu sebagai pengingat bagi para kader PDI-P.

Soal deklarasi dirinya pada Pilpres 2024, Ganjar Pranowo pun punya jawabannya sendiri untuk saat ini.

“Itu mengingatkan agar semua tertib, gitu aja," sebutnya, saat ditemui di Semarang, Jawa Tengah.

Baca juga: Muncul Usulan Puan Maharani dan Anies Baswedan Duet di Pilpres 2024, Ini Respons PDIP

Baca juga: Survei Pilpres 2024 versi LP3ES Prabowo Teratas, AHY Pepet Ganjar Pranowo

Sekarang lagi fokus ngurusi covid-19," ucapnya singkat.

KABAR Prabowo Subianto

Ketua DPP Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade sebelumnya buka suara soal siapa yang bakal maju mengikuti kontestasi presiden di Pemilu 2024 mendatang.

Andre menerangkan, meskipun nama Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI begitu kuat digadang-gadang maju sebagai capres, namun Prabowo sendiri belum memberikan jawaban.

Sampai saat ini, kata Andre, Prabowo belum mengambil keputusan akankah maju lagi dalam kontestasi capres ataukah tidak.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Andre dalam bincang dan diskusi dalam segmen "SMRC: Pemilih Lebih Pentingkan Kualitas Personal Capres Dibanding Keputusan Partai" yang disiarkan secara virtual oleh Kompas Tv, Selasa (12/10/2021).

"Sampai saat ini meskipun terus terang arus bawah, arus kader, lalu suntingan masyarakat begitu kuat kepada Pak Prabowo, sampai saat ini Pak Prabowo sebagai dewan pembina belum mengambil keputusan apakah beliau akan maju atau tidak," terang Andre.

Baca juga: 3 Ketua Partai Jadi King Maker Pilpres 2024, LSI Denny JA Sulit Bayangkan Prabowo Cawapres

Baca juga: Jokowi Pastikan Jembatan Batam Bintan Mulai Dibangun 2021, Jadi Janji Kampanye Pilpres 2019

Keputusan siapa yang akan diusung Partai Gerindra dalam pemilihan capres, kata Andre, akan dilakukan tahun 2023 mendatang saat rakernas.

Termasuk memutuskan dengan siapa Partai Gerindra akan berkoalisi.

"Bicara capres, sampai sekarang belum ada keputusan resmi, Insyaallah nanti 2023 dalam rakernas baru akan diputuskan, nah itu nanti kita baru bicara koalisi. Insyaallah koalisi kita terbuka untuk seluruh partai yang ada, yang berkomitmen kuat untuk meneruskan cita-cita rakyat Indonesia."

"Hal ini (keputusan akan berkoalisis dengan partai apa) nantinya akan dilakukan oleh pimpinan partai setelah memastikan siapa calon presiden dari Partai Gerindra," sambung Andre.

Keputusan ini tidak akan buru-buru disusun Partai Gerindra, mengingat Probowo masih memiliki kewajiban untuk melaksanakan amanah yang diberikan Pak Jokowi Sebagai Presiden RI dan Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan.(TribunBatam.id) (Tribunnews.com)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Pilpres 2024

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bakal Dideklarasikan Jadi Capres, Anies Baswedan Pilih Diam, Bagaimana dengan Ganjar dan Prabowo?, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/10/19/bakal-dideklarasikan-jadi-capres-anies-baswedan-pilih-diam-bagaimana-dengan-ganjar-dan-prabowo?page=all.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved