Sabtu, 2 Mei 2026

Polisi Periksa 5 Orang sebagai Saksi, Buntut 2 Pekerja Tambang Pasir Tewas di Bintan

Penyidik Satreskrim Polres Bintan memeriksa lima orang saksi terkait kasus laka kerja yang menewaskan dua pekerja tambang pasir di Kampung Mansur

Tayang:
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Polisi Periksa 5 Orang sebagai Saksi, Buntut 2 Pekerja Tambang Pasir Tewas di Bintan. Foto Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwi Hatmoko 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Penyidik Satreskrim Polres Bintan telah memeriksa lima orang saksi terkait kecelakaan kerja di lokasi tambang pasir, Minggu (17/10/2021) lalu.

Persisnya kecelakaan kerja itu terjadi di Kampung Mansur, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan.

Dalam kasus ini, ada dua pekerja tambang pasir tewas akibat tertimbun longsoran pasir.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwi Hatmoko mengatakan, kelima orang yang diperiksa itu merupakan orang yang mengetahui peristiwa nahas waktu itu.

"Sudah lima orang dalam pemeriksaan," terangnya, Kamis (21/10/2021).

Ia menyampaikan, kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan.

Sebelumnya diberitakan, dua pekerja tambang pasir di Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan tewas tertimbun longsoran pasir di lokasi tambang, Minggu (17/10/2021) sore kemarin.

Dari informasi yang didapatkan Tribunbatam.id di lapangan, dua pekerja tambang pasir itu merupakan warga Kampung Keter, Kelurahan Tembeling Tanjung. Keduanya bernama Johari dan Suhadi.

Baca juga: Dua Pekerja Tambang Pasir di Bintan Tewas Tertimbun, Polisi Selidiki Kasus Laka Kerja

Baca juga: Kisah Muhtarom, Warga Bintan yang Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Lebah Madu

Mereka merupakan pekerja tambang pasir yang dikelola PT Pasir Gunung Mario Lagalilo.

Kejadian berawal dari aktivitas tambang pasir yang dilakukan saat cuaca kurang bersahabat. Kedua korban sedang bekerja dalam kubangan besar yang memiliki kedalaman cukup dalam.

Saat bekerja, ada longsoran dari tebing kubangan yang menyebabkan keduanya tertimbun. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan tambang pasir.

Lurah Tembeling Tanjung, Mukhromin membenarkan kejadian yang menewaskan dua warganya itu.

Namun itu ia tidak bisa menjelaskan secara detail terkait peristiwa yang terjadi.

Baca juga: Korban Tenggelam Kolam eks Galian Pasir di Bintan Santri Ponpes Warga Tanjungpinang

Baca juga: Pekerja Tambang Diterkam Buaya, Tangan Kanan Korban Ditemukan di Dalam Mulut Buaya

"Iya benar," terangnya singkat.

Sementara itu, Polres Bintan kini menyelidiki kasus laka kerja yang menewaskan dua pekerja PT Gunung Mario Ligaligo, Minggu lalu sekira pukul 17.00 Wib.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved