Breaking News:

LINGGA TERKINI

Proyek Jalan Rp 3,8 Miliar Terdampak Longsor, Sebelumnya Kena Setop Wakil Bupati

Pemerintah akan mengambil sejumlah langkah terkait longsor di proyek jalan dengan anggaran Rp 3,8 Miliar itiu.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Wakil Bupati (Wabup) Lingga melihat kondisi longsor dekat proyek jalan Tanjung Bungsu Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Sabtu (23/10/2021). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Proyek jalan yang menelan anggaran hingga Rp 3, 8 Miliar kembali jadi atensi Wakil Bupati (Wabup) Lingga, Neko Wesha Pawelloy.

Proyek yang berlokasi di Tanjung Bungsu, Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, Provinsi Kepri itu terkendala setelah adanya longsor.

Lokasi longsor terjadi pada area yang belum diaspal.

Belum diketahui penyebab dari longsornya sebagian badan jalan tersebut.

Namun sejumlah tiang penyangga diakui warga sekitar sudah terpasang agar longsor tidak meluas.

Wabup Lingga Neko Wesha Pawelloy sebelumnya menghentikan proyek pengerjaan jalan di Tanjung Bungsu, Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Langkah itu ia ambil bersama anggota Komisi II DPRD Lingga meninjau langsung ke lokasi proyek dengan biaya Rp 3 Miliar lebih tersebut.

Baca juga: Jalan di Senggarang Segera Dibangun, Gubernur Minta Pemilik Lahan Kena Proyek Dipanggil

Baca juga: Walau Lingga Nihil Kasus Covid-19, Sejumlah Penginapan di Sana Masih Terlihat Sepi

Wabup Lingga mengaku banyak fakta yang terungkap dari sidak proyek tersebut.

Salah satu yang menjadi sorotan mereka adalah dugaan kelalaian dalam pengerjaan proyek itu.

Ia menjelaskan, ada pun anggaran tersebut melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dititipkan di Dinas PUTR, sebelum Dinas terkait dapat menunjukan Adendum atau perpanjangan pengerjaan kepada DPRD Lingga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved