BATAM TERKINI
CARI Kerja di Batam Makin Susah, Pencaker Bergelar Sarjana Terpaksa Pakai Ijazah SMA
Para pencari kerja di Batam mengaku makin sulit mencari kerja di Batam. Bahkan, ada yang terpaksa menggunakan ijazah SMA meski bergelar sarjana.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Saat ini, para pencari kerja (pencaker) di Batam mulai kewalahan untuk mendapatkan kerja.
Tak hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), lulusan pendidikan tinggi (Sarjana) juga merasakan hal yang sama.
Meski sudah punya latar belakang gelar pendidikan, namun itu pun tak menjamin akan segera mendapatkan pekerjaan.
Inilah yang dirasakan sejumlah Pencaker lulusan Sarjana di tanah air. Ada yang dari Sumatera, Jawa dan Jakarta.
“Susah cari kerja sekarang bang, kita harus berani turunkan level. Kalau tidak, perusahaan nggak mau nerima kita kerja,” ujar seorang karyawan PT SIX Batam Indo, Sinaga.
Saat ditemui TRIBUNBATAM.id, Sinaga sedang menemani temannya berburu lowongan kerja di kawasan Batamindo Batam, Senin (25/10/2021).
Mereka mendatangi Comunity Center (CC) Batamindo untuk melihat informasi loker di papan mading.
Untung saja, mereka mendapatkan info loker yang terpampang di papan mading.
“Sekarang itu memang susah cari kerja. Batam nggak seperti cerita dulu. Saya 6 bulan sempat nganggur nunggu panggilan tapi tak juga dipanggil,” ujar Sinaga.
Sinaga merupakan lulusan kampus Nomensen Pematang Siantar, ia lulusan Sarjana Pendidikan.
Baca juga: ATURAN Naik Pesawat Berubah Terus, Warga Batam Mengaku Kebingungan di Bandara Hang Nadim
Baca juga: 745 Orang Tinggalkan Batam Naik KM Kelud Menuju Belawan Medan
Namun ia merasakan latar belakang pendidikan untuk saat ini tak jadi jaminan untuk ia mendapatkan pekerjaan.
“Iya, saya memang seorang Sarjana. Tapi cari kerja nggak semudah yang dibayangkan. Di Batam, sekarang ini banyak perusahaan yang hanya merekrut pekerja lulusan SMA. Kita masukin lamaran pakai ijazah Sarjana juga nggak berpengaruh. Karena posisi yang terima perusahaan hanya sebatas operator,” kata dia.
Melihat kondisi itu, Sinaga pun akhirnya memutuskan untuk melamar pekerjaan menggunakan ijazah SMA.
“Banyak orang bilang, sayang bendidikannya tapi kerjaannya hanya operator untuk lulusan SMA. Tapi iya mau gimana lagi, daripada nggak bekerja. Hitung-hitung cari pengalaman lah dulu agar dapat batu loncatan,” ujar Sinaga.
Sinaga merupakan seorang perantau asal Tebing Tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/25102021pancaker-di-batamindo.jpg)