Harga Minyak Goreng dan Ayam Potong Naik, Ini Sikap Komisi II DPRD Batam
Komisi II DPRD Batam dan Disperindag akan melakukan operasi pasar untuk memastikan stok bapok aman. Sejumlah komiditi naik harga, seperti ayam potong
Sebagai seorang ibu rumah tangga, Rubina juga mengeluhkan meningkatnya sejumlah bapok di Batam. Seperti minyak goreng, telur dan ayam.
"Saya sudah koordinasi dengan Disperindag. Memang saat ini CPO-nya lagi naik. Otomatis harga minyak naik," ujar Rubina.
Rubina melanjutkan, sementara untuk kenaikan harga komoditas ayam dan telur, dikarenakan harga pakan ayam yang sangat mahal. Dari peternak mungkin terlalu berat.
"Kita harus cari solusinya. Bila perlu turun ke lapangan. Harga pakan mahal. Nanti akan turun ke lapangan.
Jangan ada penumpukan barang. Stok yang ada dengan kebutuhan masyarakat harus seimbang," katanya.
Dalam waktu dekat, Disperindag Batam juga akan membagikan sembako murah. Namun minyak goreng tak masuk di dalamnya.
"Anggarannya dari APBD. Kemungkinan baginya menjelang Natal," katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Batam lainnya, Hendra Asman mengatakan, terkait kenaikan harga minyak goreng, dan ayam potong, pihaknya meminta Disperindag mencari solusi.
"Kita akan mengambil langkah untuk mengundang distributor dan Disperindag, membahas soal ini.
Kita Fraksi Golkar memastikan akan terus fokus terhadap pemulihan Ekonomi dan kesehatan di Batam ke depannya," paparnya.
(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2710udin-p-sihaloho.jpg)