Breaking News:

INFO PENERBANGAN

Aturan Terbaru PPKM: Naik Pesawat Terbang Bisa Pakai Tes Antigen, Ini Syaratnya

Ketua Satgas Letjen Ganip baru saja menerbitkan SE Nomor 31 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19...

KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi pesawat terbang. Aturan Terbaru PPKM: Naik Pesawat Terbang Bisa Pakai Tes Antigen, Ini Syaratnya 

TRIBUNBATAM.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) masih berlaku hingga tanggal 1 November 2021.

Terdapat berbagai aturan yang dikeluarkan pemerintah, dalam kaitannya dengan pencegahan penularan virus corona.

Salah satu aturan itu menyangkut syarat perjalanan udara dengan pesawat terbang, yang mengatur beberapa hal.

Yang terbaru adalah Surat Edaran (SE) dari Satgas Nomor 31 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19).

Dalam SE yang dikeluarkan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Ganip Warsito, menyebutkan sejumlah penyesuaian pelaku perjalanan jarak jauh dengan pesawat dari dan ke daerah di Pulau Jawa-Bali maupun dari wilayah Jawa-Bali ke wilayah non Jawa-Bali, wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Baca juga: UPDATE Aturan Naik Pesawat Masa PPKM Per 27 Oktober 2021, Semua Rute Wajib PCR

Baca juga: INFORMASI Terbaru Syarat Naik Lion Air di Perpanjangan PPKM hingga 1 November 2021

"Serta surat keterangan hasil negatif tes RT PCR yang sampelnya diambil dalam kurung waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan perjalanan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam Konferensi Pers, Kamis (28/10/2021).

Kemudian untuk pelaku perjalanan udara jarak jauh antarkabupaten atau kota di luar Jawa-Bali, dapat menggunakkan hasil negatif rapid tes antigen, yang sampelnya diambil kurun waktu maksimal 1x24 jam.

"(Antigen) sebagai alternatif persyaratan perjalanan, selain RT PCR yang sampelnya diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Selain itu kartu vaksin minimal dosis pertama," katanya seperti dikutip dari Tribunnews.

Wiku menegaskan, diperbolehkannya menggunakan tes antigen bagi pengguna pesawat di luar Jawa-Bali dalam rangka penyesuaian kesiapan sarana dan prasarana yang spesifik di tiap daerah.

"Maka pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda tranportasi udara antarkabupaten atau antarkota di luar Pulau Jawa-Bali, dapat menggunakan hasil negatif rapid tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan," katanya.

Baca juga: Batam PPKM Level 1, Polsek Belakangpadang Gelar Patroli Prokes di Tempat Wisata

Baca juga: PANDUAN dan Syarat Naik Pesawat Terbang Anak di Bawah 12 Tahun dan Dewasa hingga 1 November 2021

Sementara itu, untuk pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi lain, yaitu transportasi laut, darat, kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan dan kereta api antarkota dari dan ke wilayah Jawa-Bali maupun non Jawa-Bali, wajib menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama, dan surat keterangan negatif tes RT PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam.

"Atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan," katanya.

Baca juga: KABAR GEMBIRA! Kini Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Kapal Pelni, Wajib Antigen

.

.

.

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved