Breaking News:

CORONA KEPRI

Gubernur Kepri Apresiasi Langkah Perusahaan Bantu Penanganan Covid-19

Gubernur Kepri menyambut baik langkah perusahaan yang membantu pemerintah dalam penanganan covid-19.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat menerima bantuan oksigen Konsentrator dari PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (27/10/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad mengapresiasi langkah perusahaan di Kabupaten Bintan yang ikut berkontribusi dalam melakukan penanganan covid-19.

Salah satunya PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) dengan menghibahkan oksigen konsentrator dan percepatan vaksinasi.

Pada kesempatan itu, PT BAI menyerahkan bantuan 100 unit oksigen konsentrator senilai lebih kurang Rp. 4 miliar yang merupakan arahan dari Menko Marves kepada PT. BAI.

Ansar menyebutkan, awalnya bantuan oksigen konsentrator ini akan dikumpulkan di Satgas Covid Pusat, namun setelah Kepri bersurat ke Menko Marves, akhirnya 100 unit Oksigen Konsentrator tersebut langsung diserahkan ke Pemprov Kepri.

"Apresiasi sebesar-besarnya kami sampaikan kepada para pelaku ekonomi di Kepri yang terus memberikan dukungan kepada Pemprov dalam penanganan pandemi covid-19 ini.

Baca juga: Cara Gubernur Kepri Kejar Capaian Target Vaksinasi Corona Khusus Lansia

Baca juga: Wagub Kepri Beri Bonus Rp 5 juta ke Petugas Dapur Umum Rutan Batam, Ini Sebabnya

Termasuk PT BAI yang mendukung penuh dalam bentuk percepatan vaksinasi maupun bantuan peralatan," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menerima bantuan oksigen Konsentrator dari PT BAI di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (27/10/2021).

Selain itu, Gubernur Ansar juga berharap para pelaku ekonomi tetap terus mendukung pemerintah dalam upaya penanganan covid-19.

Baik berupa edukasi pada masyarakat pentingnya vaksinasi dan protokol maupun program-program yang mendukung penanganan covid-19 lainnya.

Gubernur Kepri juga menyinggung jumlah angka konfirmasi yang hanya dua orang saja.

Sehingga kasus aktif yang ditangani tinggal 36 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved