Kamis, 30 April 2026

PEKERJA KAPAL DI BATAM JATUH KE LAUT

Heboh Kabar Kecelakaan Kerja PT ASL Shipyard Tanjunguncang Batam, Sekuriti: Tak Benar

Polsek Batuaji masih mencari satu orang yang dilaporkan terjatuh dari kapal setinggi 10 meter. Informasi mengerucut ke PT ASL Shipyard Tanjunguncang.

Tayang:
TribunBatam.id/Ian Sitanggang
Plang perusahaan PT ASL Shipyard Tanjunguncang Batam, Rabu (3/11/2021). Perusahaan galangan kapal ini menjadi sorotan setelah muncuyl kabar adanya lakakerja. 

Korban akhirnya jatuh ke dock kapal yang tingginya kurang lebih 25 meter.

"Saat ini lokasi sudah kita pasang garis polisi," ucap Kompol Jun Chaidir, Selasa (16/3/2021).

Korban saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga: Apes Nasib Rio, Sepeda Motor Terbakar di PT ASL, Selesai Kredit, Helm Baru Beli

Baca juga: DPRD Batam Datangi PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Sebut Laka Kerja Bukan Pertama

Ibunda Petrik Natanael Sitompul terlihat lunglai tak jauh dari kamar jenazah RSUD Embung Fatimah.

Sesekali ia menyebut dadanya sesak, sulit untuk bernapas.

Ia sama sekali tak mengira, anaknya yang berumur 20 tahun mengalami kecelakaan kerja di PT ASL Shipyard Tanjunguncang.

Ia masih ingat betul saat pagi menyediakan bekal untuk anaknya itu sebelum pergi kerja di pagi hari.

Laka Kerja Di Batam dialami Petrik Natanael Sitompul yang jatuh dari ketinggian 25 meter.

"Ah,,,sesak kali kurasa. Tadi pagi saya masih buatkan teh manisnya," ucapnya lirih, Selasa (16/3/2021).

Tangisannya makin terdengar nyaring saat mendengar jika kaki anaknya patah.

"Kakimu katanya patah ya anak. Tidak mungkin kakimu patah nak. Sakit kalilah kau rasa anak ku," ujarnya.

Sambil terbata-bata, ibunda Petrik juga menceritakan cita-cita anaknya yang mau kuliah, tapi ingin bekerja terlebih dahulu.

Dia juga mengungkapkan sudah meminta kepada suaminya agar anaknya dipindahhkan jangan kerja di galangan kapal.

Baca juga: Disnaker Kepri Selidiki Laka Kerja di PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Sebut ada Kelalaian

Baca juga: HARI INI, Korban Kecelakaan Kerja di PT ASL Tanjung Uncang Dimakamkan, Sang Ibu Terus Menangis

Ibunda Petrik mengatakan jika anaknya berperilaku sangat baik.

Setiap hari, ia meluangkan waktu untuk mengurus Sang Ibu, termasuk mengurutnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved