Breaking News:

KEPRI TERKINI

Pemprov Dukung Penuh Kolaborasi Perguruan Tinggi Wujudkan Kepri Zero Stunting

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi secara penuh kepada perguruan tinggi dalam upaya menurunkan stunting.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Gubernur Kepri, saat hadir pada Seminar Peran Perguruan Tinggi dalam Percepatan Penurunan Stunting, Selasa (2/10/2021) bertempat di Universitas Batam (UNIBA), Batam. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) secara penuh kepada perguruan tinggi dalam upaya menurunkan angka stunting.

Meski angka stunting Kepri di urutan ke-33 dari seluruh provinsi se-Indonesia, Kepri menargetkan zero stunting pada 2024 nanti. 

Penegasan itu disampaikan Gubernur saat hadir pada Seminar Peran Perguruan Tinggi dalam Percepatan Penurunan Stunting, Selasa (2/10/2021) bertempat di Universitas Batam (Uniba), Batam.

Besertaan dengan itu juga ditandatangani Perjanjian Kesepakatan Universitas se Kepri bersama BKKBN Kepri dalam penanganan stunting di Kepri.

Di antaranya menyatakan, seluruh perguruan tinggi se-Kepri siap melaksanakan pengabdian masyarakat melalui KKN/PKL dan lain-lain tematik pencegahan stunting, secara bersama siap menurunkan pravelensi angka stunting secara nasional menjadi 14 persen.

"Angka stunting di Kepri cukup rendah, yaitu 16,8 persen, urutan nomor dua terbawah, yakni nomor 33 dari 34 Provinsi di Indonesia. Meski begitu, kita tetap punya kewajiban untuk mengakhiri stunting di Kepri. Menurunkan angka stunting seminimal mungkin bahkan sampai tuntas. Dan ini menjadi target kita semua bersama-sama stake holder," tutur Gubernur Ansar.

Baca juga: JUMLAH Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Tinggal 21 Orang, Batam hanya 3 Orang

Baca juga: TARGETKAN Kepri Zero Stunting, BKKBN Kepri Bentuk Tim Khusus

Gubernur Ansar menambahkan, menyelesesaikan persoalan stunting harus dilakukan secara integral holistik dan dengan kualitas yang bagus. Ikut sertanya seluruh perguruan tinggi di Kepri diharapkan bisa memenuhi penuntasan stunting dengan kualitas yang bagus. 

Perguruan tinggi bisa mengambil peran dengan cara memanfaatkan riset, penelitian, inovasi dan bahkan belajar dari beberapa negara lain dalam menuntaskan stunting. Atau bisa dengan menyusun berbagai strategi lainnya. 

"Komitmen perguruan tinggi sangat dibutuhkan dalam penuntasan angka stunting di Kepri. Banyak hal yang bisa dilakukan, mulai riset sampai penelitian penanganan stunting dari negara lain," ujar Ansar. 

Selain perguruan tinggi, Pemprov Kepri, lanjut Ansar, juga akan mendukung penuh usaha sub sistem lainnya dalam upaya penuntasan stunting seperti, pendamping keluarga, mahasiswa peduli stunting, TP PKK seluruh Kabupaten/Kota dan  Posyandu.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar juga meninjau  pelaksanaan vaksin ibu hamil dan menyusui yang diinisiasi Binda (Badan Intelijen Daerah) Kepri, pelayanan KB dan Vasektomi bersama BKKBN Kepri bertempat di Rumah Sakit  Bunda Halimah. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved