Breaking News:

INFO CUACA

BMKG Prediksi Cuaca Besok Pulau Bintan: Waspada Hujan Lokal!

BMKG memprediksi cuaca hari ini termasuk cuaca besok Pulau Bintan dan sekitarnya di Provinsi Kepri.

tribunbatam.id/Endra Kaputra
BMKG memprediksi cuaca Pulau Bintan mulai hari ini, Minggu (7/11/2021). Foto potret cuaca hujan di jalan kawasan kilometer 5, Kota Tanjungpinang, Senin (13/9/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk Pulau Bintan dan sekitarnya.

Kondisi cuaca diprakirakan berlaku mulai hari ini, Minggu (7/11) hingga 9 November 2021.

Secara umum, analisis dinamika suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 06 November 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 31°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.5 s.d. 1.5°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai 0.96 dan dalam kondisi La Nina lemah, sehingga secara umum dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, terutama di Indonesia bagian tengah dan timur.

Diprakirakan kondisi La Nina Lemah - Moderate akan berlangsung hingga Maret - Mei 2022.

Baca juga: BMKG Prediksi Cuaca Kepri Hari Ini: Waspada Hujan Lebat!

Baca juga: Warga Batam Waspada Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan Petir Serta Angin Kencang

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.69 dalam kondisi negatif. Diprakirakan kondisi negatif cenderung netral hingga Dasarian I November 2021. Kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah
Indonesia bagian barat," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron, Minggu, (7/11/2021).

Ia menyebutkan, analisis per tanggal 05 November 2021 menunjukkan MJO berada dalam kondisi aktif dengan intensitas lemah di Fase 3.

Sehingga berpengaruh terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia, termasuk wilayah Kepulauan Riau.

"Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi angin baratan mulai memasuki wilayah Indonesia, terutama di sekitar ekuator.
Terdapat pola siklonal di sekitar Barat Sumatera bagian utara dan selatan, Utara Kalimantan, dan Perairan Maluku.

Pada Desember 2021 hingga Januari 2022, angin Monsun Asia sudah aktif dan diprediksi semakin menguat dengan massa udara berasal dari Samudera Hindia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved