5 Cara Aman Berkendara di Jalan Tol, Jangan 'Tergoda' Ngebut
Berbeda dengan mengemudi mobil di jalan raya berkendara di jalan tol lazimnya melaju dengan kecepatan tinggi karena kondisi jalan yang lengang
2. Waspadai aquaplaning saat hujan
Intensitas curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia yang mulai meningkat membuat situasi saat berkendara menjadi lebih berisiko dibandingkan dalam keadaan normal.
Djoko mengingatkan, berkendara di bawah guyuran hujan dan jalan tergenang bisa menimbulkan gejala aquaplaning.
Ketika mobil mengalami hal ini, otomatis traksi roda akan sangat berkurang lantaran ban kehilangan daya cengkram.
Efeknya bisa sangat fatal, mulai dari mobil yang kehilangan kendali hingga menyebabkan kecelakaan.
Oleh karena itu, pengemudi harus menguasai kendaraannya.
"Kalau hujan deras dan tidak dapat menguasai kemudi, sebaiknya berhenti di rest area, waspadai aquaplaning," ujar Djoko.
Baca juga: Tidak Terima Ditegur Saat Berkendara, Seorang Pria Pukul Tetangganya Sendiri
Baca juga: Polwan Tewas di Tempat Usai Ditabrak Mobil Wakil Bupati yang Sedang Mabuk Saat Berkendara
3. Kondisi pengemudi dan kendaraan harus prima
Tips lainnya, kata Djoko, pengemudi harus memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit sebelum berkendara.
Menurut dia, kondisi fisik yang kurang fit bisa menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, pengemudi juga harus memastikan kendaraannya dalam kondisi prima.
Djoko mengatakan, penting untuk dilakukan pengecekan kendaraan sebelum berkendara di jalan tol.
"Pastikan juga kondisi kendaraan harus prima, masuk jalan tol mobil harus prima," ujar Djoko.
4. Jaga jarak aman
Menjaga jarak aman saat berkendara menjadi hal yang wajib diperhatikan pengemudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/jalan-tol_20170529_122452.jpg)