BATAM TERKINI
Curhat Warga Kaveling di Batam Langganan Banjir: Tiap Tahun Begitu
Banjir kerap mengintai warga Batam yang tinggal di kawasan kaveling Kabil, Kecamatan Nongsa.
Diharapkan pemerintah dapat memberikan pengawasan, teguran dan bahkan sanksi kepada perusahaan pengembang yang tidak mematuhi desain tata ruang yang telah ditetapkan.
"Sanksi itu juga bisa berupa kompensasi terhadap warga yang selama ini terdampak," ujar Supriyanto.
Baca juga: Penanganan Banjir di Ibu Kota Kepri, Pemko Tanjungpinang Bangun Kolam Retensi
Baca juga: Hujan Sesaat di Tanjungpinang, Perumahan Taman Harapan Indah Terendam Banjir
Selain itu, Supriyanto menyoroti sistem drainase di Batam yang belum saling terkoneksi satu sama lain.
Padahal, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, selalu memberi perhatian dalam pengerjaan dan pelebaran drainase di beberapa titik Kota Batam, namun pengerjaan itu dapat menjadi percuma jika tidak saling terhubung menjadi suatu sistem yang utuh.
Ia mencontohkan, banjir yang baru-baru ini terjadi di ruas jalan menuju Pelabuhan Punggur, Kabil adalah salah satu contoh ketidaksinkronan pembangunan drainase dengan kondisi jalan.
Kondisi Jalan Pattimura, Kabil, Nongsa, yang berbentuk cekungan membuat genangan air dengan mudah terbentuk.
"Solusinya adalah, jalan yang berbentuk cekungan itu ditinggikan, kemudian saluran drainasenya diperbesar dan diarahkan langsung ke laut," tambah Supriyanto.(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/warga-kaveling-danau-indah-kabil-nongsa-langganan-banjir.jpg)