Breaking News:

Wakil Bupati Wan Zuhendra Tinjau Pekerjaan SKKL Jalur Matak Tarempa Jemaja di Anambas

Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra tinjau pekerjaan SKKL jalur Matak-Tarempa-Jemaja untuk akses telekomunikasi masyarakat di Anambas

Penulis: Kontributor Anambas | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Junaidi
Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra tinjau pekerjaan SKKL jalur Matak-Tarempa-Jemaja dari kapal, Selasa (9/11/2021). Pekerjaan ditarget selesai pertengahan November 2021 

Laporan Kontributor Tribunbatam.id di Anambas, Junaidi

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Proyek Palapa Ring Barat (PRB) termasuk salah satu proyek strategis Jaringan Tulang Punggung Serat Optik Nasional yang dibangun di wilayah barat Kepulauan Anambas.

Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) jalur ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat untuk kebutuhan telekomunikasi. Namun sayangnya belum dapat menjangkau ke seluruh pulau, terutama pada tiga pulau besar di Anambas.

Hal ini dikarenakan Kepulauan Anambas memiliki banyak pulau yang terpisah dengan lautan. Namun upaya pemerintah dalam memenuhi akses internet masyarakat tidak sampai di situ.

Adapun upaya yang dilakukan yakni dengan terus berkoordinasi baik dengan Kementerian Polhukam, Kemenkominfo dan Kementerian BUMN. Kemudian melakukan paparan dan kunjungan ke operator.

"Alhamdulillah perluasan jangkauan infrastruktur digital dilanjutkan operator PT Telkom dengan membangun pegelaran pekerjaan SKKL jalur Matak-Tarempa-Jemaja. Hal ini merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam upaya percepatan akses telekomunikasi menuju (merdeka sinyal). Sehingga akses telekomunikasi dapat dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas," ucap Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra, Selasa (9/11/2021).

Untuk melihat langsung proses pekerjaan SKKL, Wan Zuhendra melakukan peninjauan di kapal dengan didampingi oleh FKPD, Sekretaris Daerah, dan Kepala OPD.

"Pekerjaan SKKL sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Mengingat Anambas memiliki wilayah pulau yang terpisah-pisah oleh laut. Sehingga hal inilah yang menjadi kendala masyarakat dalam mendapatkan akses telekomunikasi secara merata," ucapnya.

Baca juga: Universitas Brawijaya Beri Bantuan Mesin Pengolah Cumi, Bagian Doktor Mengabdi di Anambas

Baca juga: ANAMBAS Nol Kasus Covid-19, Bupati Abdul Haris Minta Vaksinasi Terus Digencarkan

Lebih lanjut, Wan Zuhendra mengatakan, pemerintah daerah dan stakeholders akan mendukung penuh agar pekerjaan SKKL ini lancar hingga selesai .

"Mudah-mudahan cuaca mendukung selama pekerjaan ini, sehingga tidak ada kendala yang begitu berarti," harapnya.

Dengan hadirnya SKKL di Anambas, Wan Zuhendra berharap, ke depannya masyarakat Anambas dapat menikmati akses telekomunikasi secara merata. Namun hal ini tentunya dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

Sementara itu, Bima Karel dari pihak Telkom Infra menjelaskan, tahapan pekerjaan SKKL ini yakni melakukan pembersihan rute di bawah laut (Jemaja-Tarempa-Matak). Kemudian dilakukan Line Cable (Matak-Tarempa-Jemaja) dengan perkiraan selesai pekerjaan pada tanggal 11-15 November 2021.

"Panjang kabel yang digelar di sisi laut, total lebih kurang 84 km. Setelah itu dilakukan pegelaran sisi darat ke tiga pulau tersebut," jelasnya. (tribunbatam.id/Junaidi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Anambas

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved