Breaking News:

BATAM TERKINI

AGUNAN Senilai Rp 1,25 Miliar Dibobol Karyawan, Pegadaian Batam Bakal Tambah Pengaman Digital

Pegadaian Batam akan melakukan perbaikan pengamanan dengan menambahkan peralatan yang sifatnya digital sehingga tidak bisa diakses secara manual.

TRIBUNBATAM.id/REBEKHA ASHARI DIANA PUTRI
Deputi Bisnis PT. Pegadaian Area Batam, Mushonif dalam konferensi pers di Batam Kota. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus oknum karyawan PT. Pegadaian Area Batam sedang ramai diperbincangkan.

Namun begitu, pihak pegadaian menegaskan telah menyelesaikan pembayaran ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak dengan modus penggelapan yang dilakukan oknum senilai Rp1,25 Miliar.

"Pelaku sudah ditahan oleh pihak kepolisian. Jadi saya harap seluruh masyarakat batam tak usah risau dan khawatir atas kejadian seperti ini, sebab perusahaan selalu memberikan jaminan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagaimana yang tertuang dalam perjanjian dengan nasabah. Nasabah pasti diberikan ganti rugi yang setimpal dan tidak ada yang dirugikan sedikitpun," papar Deputi Bisnis Area Batam Mushonif 

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengaku akan terus melakukan evaluasi, investigasi serta perbaikan sistem dan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang serta terus berkomitmen untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

"Sistem penyimpanan kita sudah sangat privacy, tahan api, berkode, kuncinya ganda, dan sangat kuat. Namun kami akan tetap melakukan perbaikan sarana ke depannya dengan menambahkan peralatan yang sifatnya digital sehingga tidak bisa diakses secara manual. Bisa jadi  semacam SSD ataupun sensor. Serta melakukan perbaikan prasarana dengan pendekatan religi untuk semua karyawan PT. Pegadaian Area Batam," jelasnya.

Baca juga: Pegadaian Ganti Barang Berharga Nasabah Rp 1,25 Miliar Ulah Oknum Pekerja

Baca juga: KISAH Atan, Nelayan Batam yang Berhasil Bangun Tempat Wisata di Pulau Mubut Darat

Diketahui, oknum karyawan PT. Pegadaian Area Batam tersebut menjabat sebagai pengelola agunan di cabang Mega Legenda.

Dimana, ia merupakan salah seorang pemegang kunci agunan di PT. Pegadaian Area Batam.

Atas perilaku yang dilakukan oleh oknum, tercatat ada 20 nasabah yang barangnya digelapkan yakni berupa logam mulia.

"Ada CCTV makanya mudah terlacak. Jadi manakala si pelaku berulah maka sudah pasti tertangkap kamera apapun tindakannya. Dia memang mempunyai tanggung jawab untuk memegang barang itu, ada SK nya," tuturnya.

Dukung Proses Hukum Pelaku Pembobolan

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved