Obat Covid-19 Pil Molnupiravir Gratis atau Berbayar? Ini Penjelasan Kemenkes
Pemerintah Indonesia melalui Kemenkes rencananya akan membeli obat covid-19 pil molnupiravir untuk mencegah gelombang ketiga.
Inggris yang menjadi salah satu negara paling terpukul oleh pandemi Covid-19, pada 20 Oktober mengumumkan bahwa mereka telah memesan 480.000 dosis molnupiravir dari raksasa farmasi AS, Merck.
Regulator obat di Amerika Serikat dan Uni Eropa juga memulai evaluasi obat Covid-19 ini.
Merck telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah lain, termasuk AS, yang merencanakan pembelian 1,7 juta dosis jika pil molnupiravir disetujui oleh regulator.
Baca juga: Cara Cek Ketersediaan Tempat Tidur Rumah Sakit via Online, Aplikasi Kemenkes RI
Baca juga: Pemko Batam Alokasikan Rp 117 Miliar untuk Tangani Covid-19 di Batam
6. Bukan Pengganti Vaksin Covid-19
Namun para ahli memperingatkan, pil molnupiravir bukanlah obat ajaib dan Pirmohamed mengatakan, obat itu tidak dimaksudkan sebagai pengganti vaksin Covid-19.
Pemerintah Inggris mengatakan, mereka dan Layanan Kesehatan Nasional (NHS) yang dikelola negara akan mengumumkan peluncuran pil Covid Merck molnupiravir pada waktunya.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Haryanti Puspa Sari/Aditya Jaya Iswara)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Obat Covid-19
Sumber: Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0511_siti-nadia-tarmizi.jpg)