Sabtu, 9 Mei 2026

CORONA KEPRI

Capaian Vaksinasi Lansia di Bintan Masih Rendah, Izin Keluarga Jadi Penyebabnya

Kadinkes Bintan dr Gama akui capaian vaksinasi lansia di Bintan masih rendah, yakni di angka 45,17 persen.Di antara penyebabnya karena izin keluarga

Tayang:
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Capaian Vaksinasi Lansia di Bintan Masih Rendah, Izin Keluarga Jadi Penyebabnya. Foto Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Capaian vaksinasi covid-19 terhadap warga lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Bintan masih di bawah 50 persen.

Hal itu terlihat dari data yang dilaporkan ke Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Jumat (12/11/2021).

Untuk vaksinasi lansia dosis satu dan dua saat ini baru terealisasi sekitar 3.977 orang atau 45,17 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dr Gama Af Isnaeni mengakui, capaian vaksinasi Covid-19 terhadap lansia di Bintan masih rendah.

Menurutnya, hal ini disebabkan banyak faktor. Mulai dari faktor kesehatan para lansia hingga masalah izin dari keluarga.

"Jadi memang kendala kita itu mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga. Padahal kita tahu, vaksin ini penting untuk melindungi kita," katanya.

Gama melanjutkan, ia meminta kepada keluarga yang memiliki lansia agar mengerti dengan usaha bersama menghadapi pandemi Covid-19 dengan vaksinasi.

Baca juga: KONDISI Covid-19 di Kepri: Batam Tersisa 8 Kasus, Natuna dan Lingga Nihil Corona

Baca juga: Hingga 11 November, 87 Persen Warga Batam Sudah Divaksin Covid-19

Gama bahkan secara terang-terangan menyebutkan, supaya lansia tidak boleh disembunyikan, ketika tim kesehatan hendak melakukan vaksinasi lansia door to door ke rumah warga.

"Jangan disembunyikan, karena vaksinasi ini untuk kebaikan orang tua kita juga," ungkapnya.

Ia pun berharap, warga yang memiliki lansia mengizinkan orang tuanya divaksin. Pihak kesehatan, tentu akan melakukan yang terbaik sebelum melakukan vaksinasi terhadap para lansia.

"Tentunya akan dicek dulu kesehatannya melalui skrinning sebelum disuntik. Jadi tidak serta merta kita asal suntik saja," tutupnya.

Bintan Tambah Satu Kasus

Sementara itu, pasien baru covid-19 di Bintan bertambah satu orang per tanggal 10 November 2021.

Penambahan kasus ini merupakan yang pertama, setelah empat hari berturut-turut Bintan nol kasus baru Covid-19 dari tanggal 6-9 November 2021 lalu.

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Sisa 18 Orang, Batam dan Bintan Sumbang Pasien Baru

Baca juga: Apindo Sebut 90 Persen Warga Kepri Sudah Divaksinasi Covid-19

Sementara untuk pasien Covid-19 aktif di Bintan ada 3 kasus. 1 orang menjalani isolasi mandiri, dan 2 orang menjalani perawatan di RSUD Bintan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved