Breaking News:

CORONA KEPRI

113 TKI Kena Covid-19 Masih Dirawat di RSKI Galang Batam 

113 PMI yang dirawat di RSKI Galang antara lain 71 laki-laki dan 42 perempuan, dan tingkat keterisian di RSKI Galang mencapai 24,56 Persen.

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Hingga saat ini 113 PMI dirawat di RSKI Galang Batam yakni 71 laki-laki dan 42 perempuan, dan tingkat keterisian di RSKI Galang mencapai 24,56 Persen. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejauh ini para Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI masih terus berdatangan dari dua negara berbeda yakni Singapura dan Malaysia. 

Satuan Tugas Khusus Penanganan Pemulangan PMI ke Indonesia terus melakukan upaya khusus untuk tetap menangani PMI ini dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada. 

"Total hingga Sabtu (13/11/2021), 113 orang (PMI dari Malaysia dan Singapura masih dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) di Kota Batam, karena terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19," ujar Kepala Penerangan Korem 033/Wira Pratama Mayor Inf Reza Fahlevi, Minggu (14/11/2021).

Ia menerangkan bahwa 113 ini merupakan jumlah PMI yang mendapat perawatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang hingga saat ini. 

Dikatakan Reza, untuk 113 orang PMI yang dirawat di RSKI Galang di antara 71 laki - laki dan 42 perempuan, dan untuk tingkat keterisian di rumah sakit khusus infeksi RSKI  Galang mencapai 24,56 persen. 

Ia mengaku selama ini penanganan para PMI tersebut dilakukan sesuai prosedur. 

Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgatsus) Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, melalui Kapenrem mengatakan, dalam mengantisipasi kedatangan rekan2 PMI dari Negara Malaysia dan Singapura.

Baca juga: Sudah Kuasai Teknologi, Pemkab Bintan Bidik Budidaya Ikan Bawal Bintang

Baca juga: SEORANG Warga Batuaji Batam Meninggal Dunia Kena Covid-19, Tak Miliki Komorbid

Di mana salah satu dengan memaksimalkan strategi karantina perjalanan (3 dan 5 Hari), awal diterima di Rapid Antigen & PCR ke-1 dan setelah  hari ke 2 atau hari ke 4 dilaksanakan PCR ke-2. 

Bila sudah divaksin dosis-1 maka untuk Karantina 5 hari dan bila sudah di vaksin 2 dosis maka dilaksanakan Karantina 3 hari.

Serta yang belum divaksin dilaksanakan 5 hari baik di lokasi karantina mandiri maupun lokasi karantina terpusat di Rusunawa BP Batam, Putrajaya dan Pemko Batam. 

"Bila positif akan dievakuasi ke RSKI Galang," jelasnya. 

Selain itu, pihaknya melaksanakan imbauan 5 M dan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan bersama jajaran Korem 033/WP, Polda Kepri, Pemprov, Pemkab/Pemkot, Binda Kepri dan Jajaran TNI lainnya serta Asosiasi dari APINDO & beberapa Yayasan Keagamaan lainnya secara Massif. 

Selain itu, pihaknya pro aktif 3T (Testing, Tracing, dan Treatment dalam menekan *Positivity Rate* demi mencegah penularan varian Delta, termasuk mempertahankan penurunan kasus yang tengah berlangsung. 

“Agar dapat mencegah masuknya semua jenis varian baru sekaligus meminimalisir pembentukan mutasi baru via pintu masuk Kota Batam ini," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved