Breaking News:

China Beri Peringatan Keras ke Australia, Jangan Sampai terjadi Kiamat Setelah Bela Taiwan

Gao, yang merupakan mantan penerjemah pemimpin komunis China, Deng Xiaoping dan kini menjadi corong pemerintah mengingatkan negara barat untuk keluar

Editor: Eko Setiawan
xinhuanet.com
Presiden China Xi Jinping saat pidato peringatan 100 tahun Partai Komunis China ( Chinese Communist Party / CCP), Kamis (1/7/2021). 

TRIBUNBATAM.id, BEIJING - China memberikan peringatak keras untuk Amerika dan Australia terkait dukungannya kepada Taiwan

Jangan samapai nantinya, China benar-benar membuat Amerika dan Australia menjadi Kiamat. 

Diplomat China, Victor Gao menegaskan negaranya memberikan ancaman mengerikan kepada Australia dan Amerika Serikat (AS) jika melindungi Taiwan.

Gao, yang merupakan mantan penerjemah pemimpin komunis China, Deng Xiaoping dan kini menjadi corong pemerintah mengingatkan negara barat untuk keluar dari upaya China menganeksasi Taiwan.

China hingga saat ini menganggap Taiwan sebagai provinsi mereka yang melarikan diri.

Namun, Taiwan menegaskan mereka negara merdeka dan berdaulat setelah perang sipil pada 1949.

Taiwan saat ini juga mendapatkan dukungan dari AS dan Australia yang berjanji akan melindungi kedaulatan mereka.

Hal tersebut jelas membuat China, yang bertekad merebut kembali Taiwan marah.

Baca juga: Jadwal Indonesia Masters 2021, Pemain Indonesia Kuasai Daftar Unggulan, China Absen

Baca juga: Warga China Terlibat Pinjol Ilegal, Korbannya Akhiri Hidup Tak Tahan Diteror

Apalagi, Presiden China, Xi Jinping berulang kali mengungkapkan rencananya untuk mengambilalih Taiwan pada 2027.

“Semua yang ingin menghalangi unifikasi akan ditakdirkan menemui kegagalan,” tutur Gao dalam program TV 60 Minutes dikutip dari Daily Mail.

“Jika Australia ingin berjuang bersama tentara AS dalam upaya China untuk reunifikasi antara China daratan dan China Taiwan, maka Anda berbicara tentang hal terburuk yang dapat Anda impikan. Perang antara China dan AS,” tambahnya.

“Itu akan segera meningkat jadi di luar kendali dan menjadi sebuah kiamat, kiamat dan kiamat,” tuturnya.

Gao mengatakan kerja sama Australia, dengan AS dan Inggris dalam membuat kapal selam tenaga nuklir akan membuat negara itu akan menjadi target senjata pemusnah oleh Tiongkok.

“Kesepakatan AUKUS memiliki satu konsekuensi besar bagi Australia karena tak lagi menikmati manfaat dan hak istimewa yang sangat langka untuk tak menjadi sasaran senjata nuklir di masa mendatang,” katanya.

“Inilah yang saya harap orang-orang Australia akan sadari, bahwa Anda perlu bersepakat dengan China dan penuh rasa hormat, sebanyak yang Anda berikan kepada Amerika Serikat,” ujarnya.

Artikel ini pernah tayang di KompasTV dengan Judul Ancaman Mengerikan China ke Australia: Kiamat Akan Terjadi jika Lindungi Taiwan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved