Rabu, 15 April 2026

WISATA KEPRI

Bunga Langka Ini Tumbuh di Kepri, Magnet Baru Destinasi Wisata

Kemunculan bunga langka di Kepri ini dapat menjadi magnet untuk mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

|
TribunBatam.id/Istimewa
BUNGA RAFLESIA - Bunga Raflesia yang berada di Batu Tabir, Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. 

Cakra Jaya merupakan salah satu Warga Anambas yang aktif melestarikan tumbuh kembang Bunga Rafflesia yang mekar di sekitar hutan itu.

Ia cukup bangga bisa merawat bunga langka ini.

Cakra Jaya bahkan mengajak anak sulungnya agar setiap hari memantau perkembangan Bunga Rafflesia tersebut.

"Jarak dari rumah saya tidak jauh, karena kami sudah terbiasa ke sana.

Ada kebun juga jadi tidak terlalu jauh, ya sekitar satu kilometer dari sini.

Cuma bisa ditempuh dengan berjalan kaki," ucap Cakra, Senin (23/8/2021).

Sudah puluhan tahun Cakra bersama anak istrinya tinggal di hutan Batu Tabir.

Ia juga bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Terkadang apabila ada waktu luang ia akan menyempatkan diri melihat perkembangan Bunga Rafflesia.

"Kami warga di sini yang tinggal tidak banyak, hanya ada dua rumah saja di sini, yang satu lagi di atas sana pas kami mau masuk ke hutan itu.

Bunga Rafflesia ini dulu kami beri nama buah pame, setelah terkenal karena ada orang kota ke sini.

Barulah kami tau itu Bunga Rafflesia," ujarnya.

Cakra menceritakan, sebagai anak daerah yang tinggal di sekitar hutan batu tabir itu, sejak kecil buah pame atau Bunga Rafflesia ini sudah sering ia lihat bersama teman-temannya.

Baca juga: Pantai Saudara Kite Pulau Bintan, Destinasi Wisata Kepri Cocok Buat Swafoto

Baca juga: Intip Indahnya Air Terjun Neraja Anambas, Jadi Destinasi Wisata Kepri

"Setelah ke sini sekitar empat tahun ke belakang baru kami tau itu Bunga Rafflesia.

Kemudian warga lainnya mulai banyak lah yang berkunjung ke sini," kata Cakra.

Rumahnya yang memang dekat dengan lokasi beradanya Bunga Rafflesia mengaku sering melihat masyarakat dari luar daerah dan masyarakat lokal setiap minggunya berkunjung untuk melihat keberadaan bunga langka tersebut.

"Sebelum covid-19, Sabtu Minggu pasti ramai terus.

Bunga Rafflesia ini pun kan tidak mekar terus, kadang ada yang pergi tapi tidak bisa lihat bunga ini.

Karena tidak bisa dipastikan kapan mekarnya," jelas Cakra.

Jangka waktu mekar Bunga Rafflesia ini juga tidak lama, sekitar 20 hari saja.

Bunga ini lebih sering mekar pada musim hujan ketimbang pada musim kemarau.(*/TribunBatam.id/Rahma Tika/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Wisata Kepri

Sumber: Tribun Batam
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved