WISATA KEPRI
Bunga Langka Ini Tumbuh di Kepri, Magnet Baru Destinasi Wisata
Kemunculan bunga langka di Kepri ini dapat menjadi magnet untuk mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Pihak UPT KPHP Unit VI Anambas menyebutkan perannya dalam mengelola perhutanan punya jangka panjang dalam mengelola tata hutan untuk 10 tahun kedepan harus seperti apa.
Baca juga: Rahma Ajak Gali Potensi Pariwisata di Kota Tanjungpinang
Baca juga: PESONA Vihara Dharma Sasana Tanjungpinang, Destinasi Wisata Religi Sejak Abad 17
"Kami di KPHP ini punya hak kelola kami ini ada hutan lindung, hutan hijau dan hutan produksi terbatas, kewenangan kami di tiga ini untuk 10 tahun kedepannya maunya seperti apa," ucapnya.
Batu Tabir yang memiliki lokasi bunga raflesia tumbuh ini nantinya akan dijadikan lokasi ekowisata.
"Kemarin 2019 itu kita sudah menawarkan ke Kepala Desa di sana itu agar dikelola untuk dimasukkan kepada program hutan kemasyarakatan," terangnya.
UPT KPHP Unit VI Anambas ingin masyarakat di sini terlibat dalam memberdayakan kawasan hutan yang punya potensi wisata.
Ia juga ingin dengan adanya ekowisata bunga raflesia ini bisa jadi pendapatan bagi daerah sendiri.
Saat ini pihak KPHP Anambas belum bisa menjaga Bunga raflesia karena adanya keterbatasan, namun yang bisa ia lakukan saat ini hanya pengecekan dan pemantauan terhadap pertumbuhan bunga itu sendiri.
"Kami ingin buat ini nanti sebagai sarana pendidikan, pengenalan kepada masyarakat juga tentang keragaman hayati yang di Anambas," sebutnya.
Ragam destinasi wisata baru di Kepri sebelumnya disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kepri, Buralimar.
Tidak hanya kemunculan bunga Raflesia, Buralimar sebelumnya melirik sejumlah mercusuar di pulau terluar menjadi destinasi wisata baru.
Seperti diketahui, wilayah Kepri 96 persen berupa lautan terdiri atas 2.408 pulau.
Provinsi tersebut berbatasan langsung dengan wilayah negara Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Vietnam.
Baca juga: Pengelola Wisata di Tanjungpinang Dilatih Digital Branding
Baca juga: Wisata Batam Kampung Tua di Kepri, Khas Suasana Alami Kental Budaya Melayu
Pulau terluar paling banyak berbatasan dengan Malaysia, di antaranya Karimun Kecil, Iyu Kecil, Sentut, Tokong Malang Biru, dan Kepala.
Sejumlah pulau terluar ini memiliki mercusuar serta memiliki sejarah pembangunannya.
"Mercusuar akan kami jadikan tujuan destinasi baru yang menampilkan sisi keindahan arealnya serta sisi edukasinya. Sebab terdapat nilai sejarahnya," ujarnya, Rabu (17/11/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bunga-raflesia-di-anambas.jpg)