Breaking News:

KORUPSI DI BINTAN

Babak Baru Korupsi Apri Sujadi, KPK Periksa Mantan Ajudan Bupati Bintan Nonaktif Hari Ini

Pemeriksaan terhadap mantan ajudan Bupati Bintan non aktif oleh KPK terkait korupsi apri Sujadi bukan yang pertama terjadi.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
ISTIMEWA
Penyidik KPK terus mengusut tuntas kasus korupsi yang melibatkan Bupati Bintan nonaktif, Apri Sujadi dan Mohd Saleh Umar. Foto konferensi pers KPK terkait status tersangka Apri Sujadi belum lama ini. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Penyidikan kasus korupsi Bupati Bintan nonaktif, Apri Sujadi terus berlanjut.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya menetapkannya sebagai tersangka bersama Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bintan, Mohd Saleh Umar.

Ini terkait pengaturan barang kena Cukai, dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 hingga 2018.

KPK memprediksi kerugian Negara yang ditimbulkan oleh keduanya ditaksir mencapai Rp 250 Miliar.

Penyidik KPK secara intens terus memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut tuntas kasus korupsi ini.

Baca juga: Kejari Bintan Selidiki Dugaan Korupsi Insentif Nakes di 2 Puskesmas

Baca juga: KPK Periksa Eks Gubernur Kepri Nurdin Basirun terkait Kasus Korupsi Apri Sujadi

Enam saksi sebelumnya diminta keterangan oleh penyidik KPK di Mapolres Tanjungpinang, Senin (8/11).

Kini giliran mantan ajudan Bupati Bintan nonaktif, Rizki Bintani yang diminta keterangannya oleh penyidik KPK.

Bedanya pemeriksaan terhadap Rizki Bintani dilakukan di Gedung Merah Putih Jakarta.

Pemeriksaan terhadap Rizki Bintani sebelumnya pernah dilakukan KPK pada 5 April 2021.

Saat itu, ia diperiksa bersama empat saksi lainnya di Polres Tanjungpinang. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved