BATAM TERKINI
Berbatas Singapura, Jurnalis Jelajah Pulau Terluar Batam di Selat Malaka
Jurnalis Kepri kembali menjelajahi pulau terluar Batam yang berbatasan dengan Singapura di Selat Malaka.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tiga jurnalis Kepri mengulik fakta warga perbatasan Indonesia di Selat Malaka.
Mereka ingin melihat langsung peradaban manusia dari masa ke masa di pulau perbatasan Indonesia lewat ekspedisi jelajah pulau terluar itu.
Kini mereka kembali untuk melanjutkan edisi ketiganya.
Setelah sukses mengangkat liputan cerita dari masyarakat di Pulau Kepala Jeri pada episode kedua yang lalu, trip ekspedisi kali ini akan bergerak menuju pulau Takong Besa dan Takong Kecil, Belakangpadang, Kota Batam.
Pulau Takong yang berbatasan lansung dengan negara Singapura, tentu memiliki cerita menarik dan layak untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia khususnya Kota Batam.
Bahkan tak hanya sisi peradaban dan persoalan kehidupan masyarakat, potensi alam dan kebudayaan serta arus lalu lintas perdagangan yang ada di pulau Takong akan dikupas dalam ekspedisi kali ini.
Baca juga: 3 Jurnalis Jelajah Pulau Terluar di Selat Malaka, Dimulai Dari Pulau Kepala Jeri Batam
Baca juga: 4 WNI Curi Ikan di Selat Malaka Pakai Kapal Malaysia, Sempat Kabur saat Akan Ditangkap
Kolaborasi dua Media dari Obor Keadilan dan Tribun Batam ini akan ditenggarai oleh tiga jurnalis, yakni David Ken dari media Obor Keadilan dan Beres Lumbantobing serta Novenri Simanjuntak dari Tribun Batam.
Tak butuh waktu lama, cerita liputan jelajah pulau terluar akan menjadi edisi karya liputan dipenghujung tahun 2021.
Penjelajahan ini merupakan lanjutan edisi ekspedisi selat Malaka setelah Pulau Pelampung yang pertama kali digelar.
“Iya, hingga sampai episode ketiga ini, kami masih terus bersemangat untuk mengeksplor satu persatu pulau-pulau yang berbatasan dengan negara tetangga, dan kali ini Pulau Takong menjadi tujuan kami," ujar jurnalis Tribun Batam, Bereslumbantobing, Minggu (28/11/2021).
Namun dalam perjalanan episode ketiga kali ini, katanya, penjelajahan hanya dilakukan oleh dirinya dan David Ken dari Obor Keadilan.
"Rekan kami, Novenri tidak dapat melanjutkan perjalanannya lantaran sedang sakit, kami pun tak dapat memaksa keadaan. Tapi di episode selanjutnya ia akan ikut kembali," terangnya.
Baca juga: Kapal Cepat Bawa 7 Ton Sayur Terbakar, 5 Orang Alami Luka Serius
Sementara David menambahkan, perencanaan liputan jelajah Selat Malaka tersebut telah lama direncanakan.
Bahkan sudah dengan persiapan yang cukup matang.
"Selain dikemas dalam bentuk liputan berita, ‘Jelajah Pulau Terluar di Selat Malaka’ nantinya akan dijadikan sebuah karya buku," sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tiga-jurnalis-jelajah-pulau-terluar-di-selat-malaka.jpg)