Breaking News:

BATAM TERKINI

Kadisnaker Batam Soroti Kecelakaan Kerja PT Paxocean Tanjunguncang, 2 Nyawa Melayang

Kadisnaker Batam mempertanyakan penerapan keselamatan kerja di PT Paxocean Tanjunguncang terkait laka kerja memakan korban jiwa belum lama ini.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Potret salah satu kawasan industri galangan kapal di Tanjunguncang. Kadisnaker Batam menyayangkan adanya laka kerja berujung hilangnya nyawa 2 pekerja di perusahaan galangan kapal. Foto ilustrasi. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan kerja (lakakerja) di PT Paxocean Tanjunguncang Batam belakangan jadi perhatian Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Batam, Rudi Sakyakirti.

Lakakerja yang terjadi Senin (22/11) di perusahaan galangan kapal itu menyebabkan dua pekeja meninggal dunia.

Dua pekerja lainnya dilaporkan luka-luka.

Crane yang digunakan pekerja yang patah diketahui menjadi penyebab lakakerja ini.

Rudi pun menyayangkan lakakerja ini terjadi.

Apalagi sampai memakan korban jiwa.

Kadisnaker juga mempertanyakan keselamatan kerja di sana.

Baca juga: Nasib Miris Pekerja Batam, Alami Laka Kerja Gaji Tak Cair 23 Bulan, Perusahaan: Tunggu Disnaker

Baca juga: SELAMA 9 Bulan Terjadi 3.735 Kecelakaan Kerja di Batam, 16 Orang Meninggal Dunia

Baca juga: Industri Galangan Kapal Ancam Demo Dampak Kebijakan BP Batam

Sebab, sesuai Undang-Undang Nomor 1/1970 dan No. 23/1992 sudah mengatur mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

"Kami pertanyakan seperti apa pelaksanaan K3 di sana. Apakah dijalankan atau tidak," tegas Rudi.

Hanya saja, pengawasan tenaga kerja kini menjadi wewenang Provinsi Kepri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved