Minggu, 10 Mei 2026

Selebgram China Nasibnya Memilukan, Nekat Akhiri Hidup, Abu Kremasinya Malah Dicuri

Polisi di China bertindak setelah abu kremasi selebgram asal Negeri Panda itu dicuri untuk ritual yang lazim dilakukan di sana.

Tayang:
The Architectural Review
Foto ilustrasi ruang kremasi. Abu kremasi jasad seorang selebgram wanita asal China malah dicuri untuk ritual ini. 

Encyclopedia.com menceritakan, gelombang pertama imigran China ke Malaysia adalah pedagang.

Mereka tertarik pindah karena potensi ekonomi Malaysia, dan sebagian kabur untuk menyelamatkan diri dari penindasan Pemerintahan Ching.

Alex Wong, peneliti linguistik Asia Timur menjelaskan di Quora, Malaysia dan Singapura saat itu berada dalam koloni Inggris bernama British Straits Settlement.

Dan, British Malaysia kemudian dipandang lebih makmur dari China.

Gelombang migrasi juga didorong oleh pemerintahan Inggris di Malaysia, yang menjanjikan pekerjaan layak di tambang timah, budidaya karet dan perkebunan.

China sendiri saat itu perekonomiannya terpukul akibat Perang Opium, dan banyak warganya yang keluar negeri mencari kehidupan lebih baik.

Situasinya sama seperti Hong Kong yang juga dikuasai Inggris, dan banyak orang China menuju ke sana guna memperbaiki nasib.

Encyclopedia melanjutkan, sebagian besar imigran berasal dari desa-desa dan kota-kota kecil di Provinsi Fujian dan Guangdong.

Setibanya di Malaysia, mereka bekerja sebagai buruh kontrak atau kuli.

BANYAK Orang Kaya

Masih dikutip dari Kompas, saat ini populasi etnis China di Malaysia cukup besar, bahkan hampir sepertiga penduduk Malaysia.

Data dari Minority Rights Group Internasional menyebutkan, etnis Han China di Malaysia totalnya sekitar 7,4 juta orang.

Sementara itu kantor berita Xinhua melaporkan, populasi keturunan China di Malaysia tahun 2021 adalah 22,4 persen, turun sedikit dari 22,6 persen pada 2020.

Baca juga: Warga China dan Thailand Percaya Bunga Langka Ini Sebagai Obat, Tumbuh di Kepri

Baca juga: Taiwan Cemas, China Kerahkan Pesawat Militer, Tsai Ing-wen Andalkan Amerika Serikat

Lantas, kenapa di Malaysia banyak orang China tetap memakai nama asli dari leluhurnya?

Pada tahun 2000, diperkirakan ada sekitar 5,4 juta orang keturunan China di Malaysia, yang merupakan 30 persen dari seluruh populasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved