Breaking News:

CORONA KEPRI

Termasuk Hongkong, Kepri Tolak Masuk Sejumlah Warga Ini Cegah Varian Omicron

Cegah varian baru Omicron, sejumlah warga ini untuk sementara ditolak masuk Kepri. Ngara mana saja?

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
ist
Ilustrasi varian baru virus corona. Dirjen Imigrasi mengeluarkan surat edaran yang melarang sementara sejumah negara dan daerah masuk Indonesia, khususnya Kepri. Langkah ini untuk mencegah masuknya varian baru Omicron. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengantisipasi benar masuknya varian baru Omicron masuk Indonesia.

Lewat Surat Edaran (SE), mereka mengumumkan sejumlah negara termasuk daerah yang dilarang masuk Indonesia, khususnya Kepri.

Sejumlah negara tersebut mayoritas berasal dari benua Afrika.

Selain Afrika Selatan dan Botswana, negara lainnya seperti Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini dan Nigeria untuk sementara tidak diperkenankan masuk wilayah Kepri.

Yang terbaru, Dirjen Imigrasi menambah 3 wilayah lagi yang untuk sementara dilarang masuk Kepri.

Baca juga: DAFTAR 8 Negara Dilarang Masuk Kepri Terkait Munculnya Covid-19 Varian Omicron

Baca juga: JIKA tak Waspada, Covid-19 Gelombang 3 dan Virus Varian Baru Bisa Ancam Batam

"Tertuang dalam perubahan surat edaran ada 3 wilayah negara lagi. Mulai negara Zambia, Angola, dan Hongkong," ungkap Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri, Friece Sumolang, Selasa (30/11/2021).

Pihaknya telah memberikan arahan kepada jajaran imigrasi di seluruh Kabupaten/Kota di Kepri untuk menjalankan perintah tersebut.

"Jadi petugas kami akan memastikan menolak bila masuk orang asing dari wilayah 8 negara tersebut masuk ke Kepri," ucapnya.

Hal yang sama juga dilakukan bagi Warga negara asing yang mengajukan visa.

Tetap dilakukan penolakan sementara sesuai Surat edaran tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved