INFO CUACA
Prakiraan Cuaca Natuna Hingga Pulau Bintan Besok, BMKG: Waspada Potensi Hujan
Berikut prakiraan cuaca Kepri, khususnya untuk wilayah Natuna dan Pulau Bintan mulai besok, Selasa (14/12).
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kepri memprakirakan kondisi cuaca untuk wilayah Kabupaten Natuna untuk Selasa 14 Desember 2021.
BMKG memprediksi adanya potensi hujan di daerah terdepan Kepri itu.
Forecaster On Duty BMKG Kepri, Fauzan Lathif menjelaskan, bahwa kombinasi belokan angin (shear) dan kelembapan udara atas yang relatif basah menyebabkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Kepulauan Riau cukup signifikan.
"Kondisi cuaca esok hari di wilayah Kepri diprakirakan hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari," kata Fauzan dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Senin (13/12/2021).
Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Natuna, diprakirakan akan turun hujan mulai pagi hingga sore hari dengan intensitas sedang hingga lebat.
Selain mengingatkan untuk waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di seluruh wilayah Kerpri, BMKG Kepri juga memperingatkan potensi banjir yang dapat terjadi di wilayah Natuna dan Anambas.
Baca juga: Awas Kehujanan, Cek 6 Aplikasi Prakiraan Cuaca yang Bisa Jadi Acuan Sebelum Bepergian
Baca juga: Cuaca Batam Kepri Hari Ini Masih Berpotensi Hujan, Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
Serta waspada gelombang tinggi yang dapat mencapai 2 meter di wilayah perairan timur Lingga, 2,5 meter di wilayah perairan timur Bintan dan 4 meter di wilayah perairan Natuna dan Anambas.
Sementara BMKG Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.
Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 12 Desember 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau, khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 1.0 s.d. 2.0°C.
Indeks ENSO terupdate masih bernilai -0.71 dan dalam kondisi La Nina Lemah, sehingga secara umum dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, terutama di Indonesia bagian tengah dan timur.
Diprakirakan kondisi La Nina Lemah akan berlangsung hingga April - Juni 2022.
"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.28 dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi negatif cenderung netral hingga Mei 2022. Kondisi tersebut untuk saat ini tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kepulauan Riau," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Robbi A Anugrah, Senin, (13/12/2021).
Baca juga: INFO Cuaca Batam, Waspada Potensi Hujan Lokal hingga Akhir Tahun 2021
Baca juga: WASPADA Cuaca Ekstrem! Selain Banjir Rob, Gelombang Laut Rusak Sampan dan Pondok Daerah Ini
Ia menyebutkan, analisis per tanggal 11 Desember 2021 menunjukkan MJO berada dalam kondisi aktif di fase 6.
Kondisi tersebut tidak memberikan pengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kep. Riau.
"Aliran massa udara di wilayah Indonesia pada dasarian II Desember 2021 berasal dari Angin Monsun Asia yang aktif dimana massa udara dari Samudera Pasifik mulai memasuki wilayah Indonesia khususnya di utara garis ekuator, kemudian semakin menguat dengan massa udara berasal dari Samudera Hindia hingga Februari 2022. Kondisi ini mendukung pembentukan awan hujan di wilayah sekitar ekuator, khususnya Pulau Bintan," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/waspada-cuaca-ekstrem-natuna.jpg)