Kamis, 11 Juni 2026

BATAM TERKINI

Sei Beduk Jadi Kawasan Hijau, Aktivis Akar Bumi Ajak Perusahaan Muka Kuning Tanam Mangrove

Komunitas aktivis Akar Bumi Indonesia terus menggalakkan penghijauan di daerah Piayu dengan melakukan penanaman pohon mangrove.

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Komunitas aktivis Akar Bumi Indonesia terus menggalakkan penghijauan di daerah Piayu Batam dengan menanam mangrove. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Komunitas aktivis Akar Bumi Indonesia terus menggalakkan penghijauan di daerah Piayu.

Berbagai cara dilakukan mereka, mulai penanaman hingga perawatan pohon mangrove.

Alhasil, kawasan Sei Beduk pun menjadi kawasan hijau.  

Melakukan penanaman mangrove, komunitas aktivis lingkungan ini kerap melibatkan masyarakat setempat, kali ini pihaknya mengajak para karyawan perusahaan PT Nok untuk terjun langsung menanam pohon bakau itu. 

PT NOK Precision Component Batam (NPCB) melalui Corporate Social Responsibility (CSR) nya ikut menanam 100 bibit pohon Mangrove bersama dengan aktivis lingkungan hidup Akar Bhumi Indonesia (ABI) di hutan lindung Sei Beduk, Rabu (15/12/2021). 

Tidak hanya menanam mangrove, dalam kegiatan kali ini PT NPCB bersama aktivis akar bumi juga mengadakan kegiatan bersih-bersih sampah di sepanjang lokasi penanaman pohon Mangrove tersebut.

Perlu diketahui, sebelum kegiatan penanaman berlangsung, akibat angin musim utara dan pasang air yang tinggi di lokasi penanaman penuh dengan limbah sampah plastik rumah tangga yang terbawa arus pasang air.

Baca juga: LUKAI Kepala dan Tangan Korbannya, Maling di Perumahan Cipta Sekupang Batam Dibekuk Polisi 

Baca juga: JADWAL Libur Anak Sekolah di Batam tak Jadi Mundur, Mulai Libur 21 Desember 2021 

Deputi Manager PT NPCB, Kusno Kasdi mengaku, setelah turun dan melihat langsung bagaimana ekosistem pohon Mangrove di lokasi ia baru sadar bahwa untuk menanam satu pohon mangrove tidaklah mudah, butuh effort yang lebih apalagi untuk memastikan pohon tersebut tetap hidup usai di tanam.

“Jadi kedatangan kami di sini betul-betul membuka mata kami bahwa selama ini kita sebagai warga Batam khususnya hanya menikmati saja tanpa mengetahui betapa sulitnya untuk menjaga pohon tersebut untuk hidup ditengah ancaman deforestasi dan yang lain-lain,” ungkapnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh aktivis lingkungan hidup ABI yang tetap mempertahankan idealismenya terhadap lingkungan di Batam patut sangat diapresiasi dan didukung oleh semua pihak.

“Sebagai warga Batam yang hanya bisa menikmati dan tidak bisa memahami ini. Saya sebagai perwakilan dari PT NPCB berserta seluruh jajaran sangat mengapresiasi sekali teman-teman ABI atas kepeduliannya terhadap kelestarian dan menjaga lingkungan di Batam,” ungkapnya.

Ia pun berharap ke depannya demi menjaga masa depan generasi yang akan datang ia akan mengajak karyawan PT Nok untuk lebih peduli terhadap lingkungan. 

Aktivitas lingkungan hidup, Shafik menyebutkan penanaman mangrove di Batam dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian bersama. 

“Salah satu program penghijauan kembali, Batam sudah menjadi atensi bersama. Pihaknya menjadikan isu lingkungan lebih penting diatas kepentingan investasi,” ujarnya. 

Untuk itu, kata dia, pihaknya gencar mengajak semua elemen untuk kembali menggalakkan penghijauan lingkungan. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing) 

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved