Rabu, 15 April 2026

BATAM TERKINI

Warga Sagulung Batam Resah Pemadaman Listrik, bright PLN Mohon Maaf

bright PLN menyebut jadwal pemadaman listrik di Kecamatan Sagulung Batam sebelumnya sudah disampaikan lewat informasi yang mereka sampaikan.

TribunBatam.id/Istimewa
Warga Kecamatan Sagulung Batam mengeluhkan pemadaman listrik PLN. Kondisi ini diketahui sepekan lamanya. Foto ilustrasi. 

BATAM,TRIBUNBATAM.id - Warga Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri jadi sasaran pemadaman listrik bergilir.

Padamnya listrik, khususnya di Kelurahan Sagulung Kota terjadi sekira satu jam, sejak pukul 09.00 WIB.

Kondisi ini diakui warga sudah terjadi sejak sepekan terakhir.

Selain di Kelurahan Sagulung Kota, padamnya listrik bright PLN diketahui juga terjadi di Kelurahan Sei Binti.

Listrik bahkan padam saat siang hari tepat pas cuaca terik matahari.

"Memang padamnya tidak lama, paling lama itu hanya satu jam, kadang hanya 30 menit," ucap seorang warga Mandalay, Kelurahan Sagulung Kota, Arga, Senin (20/12/2021).

Baca juga: Curhat PLN Ungkap Alasan Pemadaman Listrik Daerah Perbatasan Masih Terjadi

Baca juga: Minimnya Operator Jadi Kendala Penerapan Listrik Desa di Kepri, GM PLN Targetkan Tahun Ini Selesai

Kondisi ini membuat ia tak bisa beraktivitas seperti biasa.

Seperti diketahui, kawasan Mandalay dikenal sebagai penjual aneka barang seken eks Singapura dan Malaysia dengan kondisi berkualitas.

"Karena listrik mati, kami tak bisa memperbaiki barang yang masih bisa digunakan," ungkapnya.

Mengenai Kondisi tersebut, Manajer Area bright PLN Batuaji, Vita menyebut jika pemadaman listrik dilaksanakan karena sedang ada perbaikan.

Dia menambahkan jika pihaknya sudah mengirimkan informasi mengenai pemadaman listrik tersebut.

"Kami minta maaf karena adanya gangguan layanan listrik tersebut. Humas sebelumnya sudah berikan informasi. Mungkin belum semua orang tahu," kata Vita.

SIAP Ekspor Listrik ke Singapura

bright PLN Batam sebelumnya akan mengembangkan pilot project ekspor listrik tenaga surya dari Indonesia ke Singapura setelah menerima izin prinsip dari Energy Market Authority (EMA) Singapura.

Baca juga: Listrik di Desa Ini Padam Nyaris Sebulan, PLN Ungkap Penyebabnya

Baca juga: Kebakaran di Kantor Diskominfo Natuna Jadi Pelajaran Pemkab: Cek Instalasi Listrik Lagi

Bersama dengan PT Trisurya Mitra Bersama (Suryagen) dan perusahaan pengembang energi baru terbarukan Singapura, Sembcorp Industries (Sembcorp), bright PLN Batam sepakat menandatangani Joint Development Agreement (JDA) atau perjanjian pengembangan bersama untuk mengembangkan proyek penyimpanan energi dan tenaga surya terintegrasi skala besar di wilayah Batam, Bintan dan Karimun (BBK), Kepuluan Riau, Indonesia.

Rencananya, proyek ini akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan daya mampu sekitar 1GWp serta didukung sistem penyimpanan energi berupa energi baru terbarukan untuk meningkatkan pasokan energy di Batam dan skala besar akan di ekspor melalui kabel bawah laut ke Singapura.

Agenda itu juga dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia Arifin Tasrif, Menteri Tenaga Kerja yang merangkap Menteri II Perdagangan dan Perindustrian Singapura, Dr Tan See Leng, Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo dan Chief Executive EMA, Ngiam Shih Chun.

Dalam sambutannya, Direktur Utama, bright PLN Batam, Nyoman S. Astawa mengatakan bahwa PLN Batam sebagai penyedia tenaga listrik utama di Batam akan berkomitmen pada peningkatan penggunaan energi bersih dan energi baru terbarukan.

Baca juga: bright PLN Batam Memohon Maaf atas terjadinya Padam Listrik di Batam

Baca juga: Cara Cek Diskon Tagihan Listrik PLN Melalui Aplikasi PLN Mobile

“Saat ini bright PLN Batam terus bertransformasi kearah yang lebih baik. Kami yakin dengan adanya pengembangan bersama ini akan memberikan kesempatan bagus untuk Batam dan terus meningkatkan pengetahuan dalam mengembangkan energi baru terbarukan dengan skala besar. Semoga dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan energi bersih di Indonesia,” ungkap Nyoman.

Ia juga menambahkan bahwa proyek ini akan membawa banyak manfaat, antara lain meningkatkan investasi di bidang EBT serta kesempatan peningkatan lapangan kerja dan industri terkait

Sementara itu, Wong Kim Yin, Group President & CEO, Sembcorp Industries mengatakan proyek ini merupakan contoh kuat dari kolaborasi regional yang diperlukan untuk meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan energi.

Hal ini juga sejalan dengan rencana Singapura untuk memanfaatkan sumber energi bersih regional, dan berpotensi berkontribusi signifikan terhadap transisi energi bersih dimasa depan.

“Bersama dengan mitra kami di Indonesia, bright PLN Batam dan Suryagen, kami membuat terobosan baru dengan berbersama-sama mengembangkan proyek energi baru terbarukan dalam skala besar untuk energi bersih ,” beber Wong Kim Yin.

Baca juga: RSBP Batam Kini Punya Layanan Intervensi Kelistrikan Jantung Non Bedah 

Baca juga: Desember Ceria, Ini Cara Dapatkan Diskon Tarif Listrik Akhir Tahun 2021

Kerjasama pengembangan bersama ini tentunya sejalan dengan program Pemerintah yang menargetkan penggunaan EBT di Indonesia sebesar 23% pada tahun 2025.

Selain itu proyek ini diharapkan dapat menambah sekitar 1.000 lapangan perkerjaan di Indonesia kususnya di Kota Batam dan Singapura selama tahap konstruksi.

Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para insinyur lokal di Indonesia untuk mengoperasikan proyek infrastruktur energi terbarukan skala besar.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved