Sabtu, 2 Mei 2026

BERITA CHINA

China Pamer Infrastrukturnya, Resmikan Jalan Tol Lintas Gurun Pertama

China meresmikan proyek infrastrukturnya pada Sabtu (25/12/2021) waktu setempat. Hadirnya infrastruktur ini diklaim dapat memangkas waktu perjalanan.

Tayang:
Al Jazeera
China mengoperasikan jalan bebas hambatan lintas gurun di Uighur Xinjiang, Sabtu (25/12/2021) waktu setempat. 

TRIBUNBATAM.id - China unjuk gigi tentang infrastrukturnya.

Negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu meresmikan jalan bebas hambatan.

Jalan yang dibangun pun tak sembarangan.

Mereka mengoperasikan jalan bebas hambatan lintas gurun pada Sabtu (25/12/2021) waktu setempat.

Jalan tol ini berlokasi di daerah otonom Uighur Xinjiang, sebelah barat laut China.

China diketahui semakin intens membangun infrastruktur negaranya.

Sekutu China, Rusia bahkan sesumbar jika Negeri Tirai Bambu itu dapat mengalahkan dominasi Amerika Serikat (AS).

Baca juga: China Banyak Musuhnya? Setelah Amerika Serikat Kini Kanada Minta Negara Barat Bersatu

Baca juga: China - Amerika Serikat Makin Bersitegang, Tiongkok Sebut AS Penyebab Krisis Nuklir Iran

Amerika Serikat tentu saja tidak tinggal diam dengan sikap China itu.

Mereka saling 'serang' pernyataan bahkan sikap dengan langkah yang diambil kedua negara besar tersebut.

Hadirnya jalan bebas hambatan lintas gurun ini diklaim memangkas waktu perjalanan antarkota di Xinjiang utara seperti diberitakan Kompas.tv.

Jalan tol yang menghubungkan Prefektur Altay dengan Urumqi, ibu kota Daerah Otonom Uighur Xinjiang, itu membentang sekitar 343 kilometer.

Sejumlah seksi sepanjang lebih dari 150 kilometer, dibangun melintasi Gurun Gurbantunggut, padang pasir terbesar kedua di China.

Jalan bebas hambatan itu akan membantu mempersingkat waktu perjalanan antarkota di Xinjiang utara dan meningkatkan kondisi perjalanan.

Waktu tempuh antara Altay dan Urumqi bisa berkurang separuhnya, menjadi sekitar tiga setengah jam.

Pengemudi bisa memacu kendaraannya hingga kecepatan maksimum 120 kilometer per jam.

Jalan tol tersebut juga dirancang untuk menjadi jalan dengan pengalaman wisata.

Baca juga: Amerika Serikat Cemas, Sebut China Bantu Produksi Rudal Balistik Arab Saudi

Baca juga: Bukti China Lirik Indonesia Buat Investasi, Bidik Jawa Timur Kucurkan Rp 350 Miliar

Lantaran memungkinkan para pengemudi dan penumpang menikmati beragam pemandangan indah dan layanan di sepanjang jalan, serta memfasilitasi pembangunan ekonomi di wilayah-wilayah yang dilalui rute itu.

INSIDEN Jembatan Ambruk

Meski pamer infrastrukturnya, namun China baru-baru ini dilanda musibah masih seputar infrastrukturnya.

Itu setelah jembatan di China tepatnya di Kota Ezhou, Provinsi Hubei jadi sorotan dunia.

Itu setelah jembatan yang menghubungkan tol Wuhan - Huangshi dan tol Daqing - Guangzhou dilaporkan ambruk, Sabtu (18/12/2021) sekira pukul 15.36 waktu setempat.

Kementerian Transportasi China (MOT) telah mengirim ahli ke Provinsi Hubei, China Tengah guna mengetahui penyebab pasti runtuhnya jembatan tersebut.

Namun dari hasil penyelidikan awal mengungkap, truk dengan over kapasitas seberat 198 ton yang terpisah menjadi dua bagian menjadi penyebabnya.

Sejumlah kendaraan lain juga terperosok imbas runtuhnya jembatan ini.

China Daily pada Minggu (19/12) memberitakan jika tiga truk serta satu unit mobil hancur karena insiden jembatan runtuh ke sisi kiri ini.

Kompas.com  mencatat, setidaknya 4 orang tewas serta 8 luka-luka dari kejadian ini.

Baca juga: Petenis China Bikin Pengakuan Mengejutkan, Sebelumnya Seret eks Wakil Pemimpin PKC

Baca juga: China Bikin Geger, Jembatan Penghubung Tol Ambruk, Berikut Hasil Penyelidikan Awal

Lalu lintas dua arah di jalan bebas hambatan yang terhubung dengan jembatan runtuh ini terpaksa tertutup.

Bantuan darurat diketahui juga terus diberikan oleh petugas polisi lalu lintas dan pemadam kebakaran.

Sementara itu, para korban terluka sekarang berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.(TribunBatam.id) (Kompas.tv/Dina Kirana)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang China

Sumber: Kompas.tv

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved