BERITA CHINA
China Banyak Musuhnya? Setelah Amerika Serikat Kini Kanada Minta Negara Barat Bersatu
Tak hanya Amerika Serikat (AS), Kanada mulai geram dengan sikap China serta menyerukan sejumlah negara barat bersatu.
TRIBUNBATAM.id - Sikap China ternyata tidak hanya mengusik Amerika Serikat (AS) saja.
Ternyata ada negara barat lain yang gusar dengan sikap negeri yang dipimpin Xi Jinping itu.
Negara itu adalah Kanada.
Negeri paling utara di kawasan Amerika Utara itu bahkan berani menyebut China telah mempermainkan negara barat serta mengadu domba satu dengan yang lain.
Melalui Perdana Menterinya, Justin Trudeau, Kanada bahkan menyerukan agar negara barat beserta sekutunya bersatu melawan dominasi China atas dunia.
Kanada bahkan akan mengikuti jejak sekutunya, termasuk Amerika Serikat untuk menerapkan boikot diplomatik pada gelaran Olimpiade Beijing 2022.
Baca juga: China - Amerika Serikat Makin Bersitegang, Tiongkok Sebut AS Penyebab Krisis Nuklir Iran
Baca juga: Amerika Serikat Cemas, Sebut China Bantu Produksi Rudal Balistik Arab Saudi
Selain Amerika Serikat, Inggris dan Australia lebih dulu mengukuti jejak AS.
Negara yang memboikot diplimatik pada olimpiade musim dingin Beijing 2022 tetap mengirimkan atletnya untuk berlaga.
Hanya pejabat negara dan perwakilan kenegaraan yang rencanaya tidak hadir dalam event olahraga berkelas Interasional itu.
Hubungan antara Kanada dan China diketahui merenggang sejak 2018 ketika Ottawa menahan Chief Financial Officer (CFO) Huawei Meng Wanzhou atas surat perintah ekstradisi AS.
China tak tinggal diam. Mereka membalas sikap itu dengan menahan dua orang Kanada tak lama setelahnya.
Beijing juga menyangkal tuduhan Ottawa tentang diplomasi penyanderaan.
Meng mencapai kesepakatan dengan jaksa AS pada September dan dia dibebaskan setelah ketegangan yang berlarut-larut.
'Negeri Panda' lantas membebaskan kedua warga Kanada yang mereka tahan beberapa jam setelah kesepakatan mengenai Meng tercapai.
Baca juga: China Ngotot Taiwan Masuk Wilayahnya, China Harus Dipersatukan Kembali
Baca juga: Taipan China Kehilangan Hartanya Hingga Ratusan Triliun Rupiah, Apa yang Terjadi?
Bahkan sebelum Meng ditangkap, Kanada berulang kali mempertanyakan posisi China mengenai hak asasi manusia (HAM).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pm-kanada_20160819_225157.jpg)